Rangkaian Tone Control Super Bass

Rangkaian Tone Control Super Bass : Lebih Nendang

Posted on

Bengkeltv.id – Rangkaian Tone Control Super Bass : Lebih Nendang. Rangkaian tone control super bass adalah sebuah alat elektronik yang digunakan untuk mengontrol kualitas suara output audio. Dalam rangkaian tersebut terdapat beberapa komponen elektronik yang bekerja secara terintegrasi untuk menghasilkan suara dengan kualitas terbaik.

Meskipun rangkaian tone control super bass ini memiliki keunggulan dalam meningkatkan kualitas suara, namun perlu diingat bahwa pembuatan dan penggunaannya memerlukan pengetahuan yang memadai dalam bidang elektronik.

Sebab, kesalahan dalam pembuatan dan penggunaan rangkaian ini dapat mengakibatkan kerusakan pada perangkat audio yang digunakan.

Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk membuat atau menggunakan rangkaian tone control super bass, sebaiknya Anda memperhatikan dengan baik seluruh aspek yang terkait, termasuk memahami fungsi dan karakteristik masing-masing komponen yang digunakan dalam rangkaian tersebut.

Rangkaian Tone Control Super Bass

Banyak yang masih bingung mengenai rangkaian tone control super bass, terutama para perakit ampli pemula.

Namun, tak perlu khawatir karena di bawah ini akan disajikan gambar rangkaian tone control super bass untuk membantu memperjelas pemahaman.

Tone Control Pasif

Karakter suara dari tone control pasif memang tidak sebaik tone control aktif. Meski begitu, jika Anda ingin mencoba membuat rangkaian power amplifier mini sederhana untuk digunakan di ruangan-ruangan tertentu, seperti di kamar, kios, atau tempat kerja yang tidak membutuhkan suara yang terlalu keras dan nada bass yang kuat, maka skema di bawah ini dapat digunakan.

Rangkaian Tone Control Super Bass

Tone Control Aktif

Jenis-jenis tone control aktif sangatlah banyak, beberapa menggunakan penguat transistor dan beberapa lagi menggunakan IC untuk memperkuat sinyal audio dari input ke output agar lebih kuat.
Untuk pasokan daya pada tone control aktif, terdapat beberapa pilihan mulai dari daya 9Vdc-24Vdc tegangan single (nonCT) hingga simetris (CT), tergantung dari model pabrikannya.

Tone Control Bass Nendang

Biasanya, kit tone control yang dijual di toko-toko elektronik memiliki karakter suara yang beragam. Beberapa memiliki karakter suara yang dominan pada nada Low, Mid, atau High.

Jika Anda membeli tone control yang bassnya kurang kuat, maka Anda dapat menambahkan sedikit rangkaian penguat bass agar nada bass menjadi lebih terdengar.

Baca juga:  Aplikasi Fiber Optik : Pengertian dan Fungsinya

Di atas terdapat skema penguat bass sederhana untuk tone control yang dapat Anda coba. Skema tersebut cukup sederhana dan hanya membutuhkan beberapa komponen.

Rangkaian Tone Control Super Bass

Namun, jika Anda tidak ingin ribet, Anda dapat membeli kit penguat nada bass seperti Giga Bass, Turbo Bass, Galaxy, atau filter subwoofer dan masih banyak lagi. Anda dapat memilih sesuai dengan selera Anda.

Cara memasang rangkaian penguat bass ini sangatlah mudah dan dapat dilakukan sendiri di rumah. Apalagi jika Anda membeli rangkaian jadi yang dijual di toko-toko elektronik.

Setiap kit sudah dilengkapi dengan buku panduan cara memasangnya serta keterangan arus daya yang dibutuhkan. Namun, jika Anda masih belum mengerti, Anda dapat mengikuti panduan di bawah ini.

Cara memasang Penguat Bass pada tone Control

Berikut adalah cara memasang penguat bass seperti Giga Bass, Turbo Bass, Galaxy, atau sejenisnya:

  1. Pertama sambungkan tengangan dari power supply ke penguat bass sesuai yang di butuhkan
  2. Pada input penguat bass sambungkan ke treminal input RCA yang akan terhubung ke sumber audio atau preAmp.
  3. Untuk output penguat bass sambungkan ke input tone control
  4. Dan untuk output tone control tersambung ke amplifier atau treminal output
  5. selesai

Cara memodifikasi Tone Control dengan Subwoofer agar Bass lebih Nendang

Mendengarkan musik dengan nada bass yang empuk dan nendang memang lebih memuaskan. Oleh karena itu, banyak produk sound system rumahan seperti speaker aktif atau kit tone control yang dijual di toko-toko elektronik dilengkapi dengan filter subwoofer.

Fungsi filter subwoofer adalah untuk mengangkat nada bass agar lebih terdengar jelas dan kuat.

Namun, pada beberapa aksesoris amplifier yang menggunakan pengontrol frekuensi suara standar seperti tone control, hanya memiliki 4 pengatur suara.

Hal ini membuat penggunaannya kurang optimal untuk menangani nada bass yang diinginkan.

  1. VOLUME, berfungsi untuk menaikan dan menurunkan sinyal audio dari input
  2. BASS, guna untuk mengatur frequensi nada rendah antara 20Hz hingga 500Hz
  3. MIDLE, guna untuk mengatur frequensi nada menggah antara 1KHz hingga 5kHz
  4. TREBLE, untuk mengatur frequensi nada di atas 10KHz hingga 20Khz

Bagaimana cara memasang kit subwoofer atau filter subwoofer pada tone control atau amplifier? Bagi mereka yang sudah profesional atau terbiasa merakit perangkat audio, hal ini sudah menjadi hal yang mudah.

Namun, bagi pemula, tidak ada salahnya untuk mengetahui cara pemasangannya agar tidak salah dalam memasangnya.

Mari kita lanjutkan pembahasan tentang topik ringan ini. Saya berasumsi bahwa Anda sudah memiliki kit filter subwoofer dan ingin memasangkannya pada tone control atau amplifier.
Memasang kit filter subwoofer tidaklah sama dengan cara memasang penguat nada bass lain seperti Giga Bass, Turbo Bass, Galaxy, atau yang lainnya. Cara memasang filter subwoofer, terutama pada bagian output, tidak masuk ke tone control.

Baca juga:  Penyebab dan Cara Mengatasi Tegangan Listrik Tidak Stabil

Output filter subwoofer dan output tone control dihubungkan secara paralel dengan resistor 10k dan kemudian dimasukkan ke input amplifier. Sementara itu, input subwoofer dan input tone control juga dihubungkan secara paralel dengan resistor 47k dan 1k dan kemudian dihubungkan ke sumber audio atau pre-amp. Untuk lebih jelasnya, silakan lihat gambar di bawah ini.

Rangkaian Tone Control Super Bass

Rangkaian Tone Control Super Bass

Skema Tone Control

Rangkaian Tone Control Super Bass

Bagi Anda yang tertarik untuk membuat tone control sendiri, di bawah ini terdapat skema tone control MONO sederhana yang mudah dipelajari.

Skema ini menggunakan 1 transistor penguat BC549C dan tegangan single (nonCT) sebesar 9-12Vdc. Berikut ini adalah daftar komponen yang diperlukan:

  1. R 390. 1
  2. R 10k. 2
  3. R 47k. 1
  4. R 100k. 2
  5. R 470k. 1
  6. R 1k. 1
  7. C 10nf. 1
  8. C 1nf. 1
  9. C 4,7nf. 1
  10. 100pf. 1
  11. 100nf. 3
  12. C 22uf. 1
  13. C 100uf. 1
  14. Transistor BC 549C. 1
  15. Potensio 100k. 1
  16. Potensio 50k. 2

Power supply tone contol CT dan non-CT

Berikut adalah cara mudah untuk membuat power supply tone control CT dan NonCT yang stabil tanpa perlu menambah trafo dan hanya menggunakan satu trafo yang digunakan di amplifier.

Namun, bagaimana jika trafo pada amplifier hanya memiliki satu keluaran tegangan, misalnya tegangan dari trafo amplifier 30V dan tidak ada keluaran tegangan lain seperti tegangan 0,6,9,12V, padahal tegangan yang dibutuhkan oleh tone control hanya sekitar 12-15Vdc.

Di sini, saya akan menjelaskan dua cara sederhana untuk menurunkan tegangan, misalnya dari 24V atau 30V menjadi 12V yang stabil, sehingga Anda dapat menggunakannya sebagai supply untuk tone control.

Cara pertama adalah dengan menggunakan dioda zener. Untuk cara pemasangan dan bahan-bahan yang dibutuhkan, seperti contoh gambar di bawah ini.

Cara Membuat tegangan 12V dengan dioda zener

Jika Anda mengalami kesulitan dalam mencari ukuran dioda zener yang dibutuhkan atau tidak dapat membaca kode angka pada body dioda zener, Anda dapat menggunakan IC regulator seri 78XX untuk menurunkan tegangan. Selain itu, IC regulator 78XX dan 79XX sering digunakan untuk power supply mixer, equalizer, crossover, dan lain sebagainya karena lebih stabil daripada menggunakan cara pertama. Untuk lebih jelasnya mengenai cara membuatnya, kami telah menyiapkan gambar di bawah ini.

Rangkaian Tone Control Super Bass

Keterangan:

Penting untuk diingat bahwa saat memasang dioda zener, jangan sampai salah memasangnya. Pada kaki dioda zener bagian Cathoda (+), harus dipasang pada positif power supply, sedangkan kaki dioda anoda (-) harus dipasang ke ground.

Ukuran dioda zener harus disesuaikan dengan kebutuhan, misalnya jika diperlukan tegangan keluaran 12V, maka gunakan dioda zener 12V.

Baca juga:  Cara Setting AV TV Polytron Paling Mudah dan Praktis

Jika membutuhkan tegangan 15V, maka gunakan dioda zener 15V dan seterusnya. Jangan lupa untuk memberikan elko sebagai filter pada rangkaian tersebut.

Cara Membuat tegangan simetris (CT) 12V

Rangkaian Tone Control Super Bass

Jika Anda kesulitan mencari ukuran dioda zener yang dibutuhkan atau tidak bisa membaca kode angka pada body dioda zener, maka Anda dapat menggunakan IC regulator seri 78XX untuk menurunkan tegangan.

Selain itu, IC regulator 78XX dan 79XX umumnya digunakan untuk power supply Mixer, Equalizer, Crossover, dan lain sebagainya karena lebih stabil dari cara pertama. Untuk lebih jelasnya tentang cara membuatnya, kami telah menyediakan gambar di bawah ini.

Keterangan

Dua angka depan pada IC 78XX digunakan untuk tegangan positif (+), sedangkan dua nomor seri depan pada 79XX digunakan untuk tegangan negatif (-).

Jika Anda ingin menurunkan tegangan positif, gunakan IC dengan dua nomor seri depan 78. Namun, jika Anda ingin membuat tegangan simetris (CT), harus menggunakan keduanya, karena nomor seri 78 untuk tegangan positif (+) dan nomor seri 79 untuk tegangan negatif (-).

Sedangkan untuk dua nomor seri belakang, misalnya 7805 atau 7905, menunjukkan ukuran tegangan keluaran (output) dari kaki nomor 3.

Jika Anda membutuhkan tegangan 5V, maka pilih nomor seri belakang 05. Jika membutuhkan tegangan 9V, maka pilih nomor seri belakang 09. Secara umum, IC regulator yang sering digunakan adalah sebagai berikut:

Rangkaian Tone Control Super Bass

Itulah dua cara mudah menurunkan tegangan 24V menjadi 12V simetris (CT). Apabila Anda ingin membuat tegangan single (nonCT), Anda cukup memasang satu dioda zener pada bagian arus positif.

Untuk cara kedua, Anda hanya perlu menggunakan satu IC seri 78XX. Cara memasangnya pada kaki IC adalah dengan menghubungkannya ke tegangan negatif pada kaki nomor 1.

Penutup

Demikianlah ulasan mengenai rangkaian tone control super bass beserta cara membuat power supply yang stabil. Dengan menggunakan tone control super bass, Anda dapat menikmati musik dengan nada bass yang empuk dan nendang, terutama jika Anda menggunakan speaker aktif atau amplifier mini sederhana yang ditempatkan di ruangan-ruangan kecil.

Selain itu, dengan cara menurunkan tegangan menggunakan dioda zener atau IC regulator seri 78XX dan 79XX, Anda dapat membuat power supply yang stabil tanpa perlu menambah trafo pada amplifier. Semoga informasi yang telah disampaikan dapat membantu para perakit ampli pemula di bengkeltv.id.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *