Cara Mengukur Tegangan Power Supply TV LED

Cara Mengukur Tegangan Power Supply TV LED : Panduan Lengkap

Posted on

Bengkeltv.idCara Mengukur Tegangan Power Supply TV LED : Panduan Lengkap. Menonton televisi merupakan salah satu aktivitas paling populer dalam keseharian kita. Dari berita pagi hingga serial drama malam, TV LED sering menjadi pusat hiburan di rumah. Namun, bagaimana jika TV LED Kalian tiba-tiba mati atau tidak bekerja sebagaimana mestinya? Apakah Kalian tahu bahwa hal ini bisa jadi disebabkan oleh masalah pada power supply TV Kalian? Power supply adalah komponen kritis yang mengubah tegangan AC dari outlet dinding menjadi DC yang digunakan oleh sirkuit TV. Jika ada masalah dengan power supply, maka TV LED Kalian tidak akan dapat bekerja dengan baik atau bahkan sama sekali.

Pemahaman tentang cara mengukur tegangan power supply TV LED sangat penting untuk mendiagnosa dan memperbaiki masalah ini. Dalam artikel ini, kita akan membahas langkah-langkah dan teknik pengukuran yang tepat untuk memastikan bahwa power supply TV LED Kalian berfungsi dengan baik. Kami akan membimbing Kalian melalui proses ini, mulai dari persiapan yang diperlukan hingga interpretasi hasil pengukuran. Mari kita mulai perjalanan ini dan pelajari cara mengukur tegangan power supply TV LED dengan benar.

Pengertian Power Supply TV

Catu daya atau power supply pada televisi adalah komponen vital. Dari era lampu hingga era digital saat ini, kestabilan tegangan keluaran, “ripple” yang minimal, dan kemampuan untuk memberikan daya cukup ke berbagai bagian dari rangkaian TV, selalu menjadi hal yang utama.

Karakteristik khas power supply TV membuatnya berbeda dengan power supply yang digunakan untuk perangkat elektronik lain seperti radio tape recorder atau audio amplifier. Tegangan yang dihasilkannya digunakan untuk menyalurkan daya ke berbagai komponen dalam TV, termasuk rangkaian output horizontal, output video, vertikal, audio, dan bahkan rangkaian digital untuk pemrograman channel.

Di era sebelumnya, power supply TV biasanya menggunakan sistem regulasi tegangan DC yang berasal langsung dari sumber AC 110V atau 220V (regulator linier). Beberapa di antaranya juga menggunakan regulasi tegangan DC dari sumber transformator konvensional 50/60Hz. Namun, kini sebagian besar power supply TV didesain menggunakan sistem SMPS (Switching Mode Power Supply).

Baca juga:  Kelebihan Dan Kekurangan TV Sharp : Kenali Sebelum Membeli

Berikut ini adalah berbagai metode yang dapat digunakan untuk mengukur tegangan power supply TV LED:

  • Pengukuran tegangan power supply melalui dioda bridge
  • Pengukuran tegangan power supply melalui kapasitor filter
  • Pengukuran tegangan power supply melalui IC power
  • Pengukuran tegangan power supply melalui output sekunder
  • Pengukuran tegangan power supply melalui IC regulator
  • Pengukuran tegangan power supply melalui IC inverter
  • Pengukuran tegangan power supply melalui komponen Pico Fuse
  • Pengukuran tegangan power supply melalui adaptor SMPS
  • Pengukuran tegangan power supply melalui gelombang frekuensi

Sebelum memulai proses pengukuran menggunakan metode-metode di atas, dibutuhkan persiapan dan kewaspadaan. Kami akan membahas masing-masing metode tersebut secara rinci untuk memudahkan pemahaman Kalian.

Cara Mengukur Tegangan Power Supply TV LED

Di atas, kita telah memberikan gambaran singkat mengenai berbagai metode pengukuran tegangan power supply. Untuk lebih memperjelas, mari kita jelajahi secara detail setiap metode tersebut :

1. Mengukur Tegangan Power Supply TV LED Melalui Dioda Bridge

Mengukur tegangan power supply TV LED bisa dilakukan dengan metode melalui dioda bridge. Sebelum memulai, pastikan area pengukuran terbebas dari benda-benda kecil yang terbuat dari besi atau logam guna mencegah potensi risiko.

Identifikasi komponen dioda rectifier berbentuk segi empat yang biasanya terletak berdekatan dengan kapasitor atau elco di power supply. Selanjutnya, carilah jalur tegangan AC pada kaki dioda bridge yang memiliki simbol tertulis di PCB. Jalur ini biasanya berada di kaki 2 dan 3.

Nyalakan monitor dan gunakan tester digital untuk mengukur tegangan. Jangan biarkan kedua probe bersentuhan, karena hal tersebut berpotensi menimbulkan konsleting dan merusak komponen di dalam TV LED. Jika hasil pengukuran menunjukkan angka 230, maka dioda bridge dalam keadaan baik. Namun, jika angka yang ditunjukkan adalah 0, itu menKaliankan adanya masalah pada bagian arus masuk.

2. Mengukur Tegangan Power Supply TV LED Melalui Kapasitor Filter

Metode kedua adalah melalui Kapasitor Filter. Atur tester pada DC dan tempelkan probe merah dan hitam pada kaki positif dan negatif kapasitor. Jika tester menunjukkan angka 300 volt DC, maka kapasitor dalam kondisi baik.

3. Mengukur Tegangan Power Supply TV LED Melalui IC Power

Metode ketiga adalah melalui IC Power. Identifikasi IC power di bagian power supply TV LED, biasanya berbentuk kecil dan memiliki 8 kaki. Catat nomor kode IC tersebut dan cari data sheetnya di internet untuk informasi teknis lebih lanjut.

4. Mengukur Tegangan Power Supply TV LED Melalui Output Sekunder

Identifikasi komponen output sekunder yang umumnya berbentuk besar dan berjumlah dua. Sambungkan probe merah pada katoda dan probe hitam pada ground atau casing monitor.

Hasil pengukuran menunjukkan kondisi power supply, angka 0 berarti ada masalah, sementara angka lainnya menKaliankan bahwa komponen primer dan sekunder pada power supply berfungsi dengan baik.

Baca juga:  Biaya Ganti Backlight TV LED LG : Penyebab dan Cara Mengatasinya

5. Mengukur Tegangan Power SupplyTV LED Melalui IC Regulator

Cara berikutnya adalah melalui IC Regulator, yang berfungsi untuk menyuplai tegangan ke mainboard. Tempelkan probe merah ke kaki input (1) dan probe hitam ke kaki tengah (2). Angka 2,5 volt atau 3,3 volt menKaliankan bahwa IC regulator berfungsi dengan baik.

6. Mengukur Tegangan Power Supply TV LED Melalui IC Inverter

Metode selanjutnya untuk memeriksa tegangan power supply adalah melalui IC inverter. Tujuan dari metode ini adalah untuk mengevaluasi apakah IC inverter masih beroperasi dengan optimal atau tidak.

Langkah awal yang perlu dilakukan adalah mencatat nomor kode dari IC inverter dan mencari data sheet-nya di internet. Kemudian, pastikan untuk menKaliani atau menentukan posisi kaki VCC untuk menghindari kesalahan.

IC inverter akan bekerja secara efisien jika mendapatkan pasokan tegangan yang memadai dari power supply. Untuk mengukur tegangan ini, letakkan probe merah pada kaki VCC nomor 16 dan probe hitam di ground menggunakan multitester.

Dengan melakukan metode ini, kita dapat mengevaluasi apakah tegangan yang diterima oleh IC inverter cukup atau tidak.

7. Mengukur Tegangan Power Supply Melalui Komponen Pico Fuse

Metode berikutnya adalah melalui komponen Pico Fuse (pF), yang biasanya berada di papan inverter dan ditKaliani dengan simbol PF berwarna hitam. Jika Kalian telah menemukannya, lepaskan salah satu kakinya, lalu hubungkan probe merah dari multitester dan probe hitam ke ground.

Periksa pembacaan pada tester, jika menunjukkan angka 0 berarti ada kerusakan yang terjadi. Sebaliknya, jika menunjukkan angka, berarti kondisinya masih baik.

8. Mengukur Tegangan Melalui Adaptor SMPS

Metode berikutnya adalah dengan menggunakan adaptor SMPS pada TV LED. Caranya adalah dengan mencari konektor kabel dari inverter yang menuju mainboard, atur tester pada 1000 AC volt lalu hubungkan probe merah ke konektor hanya sebentar saja, karena jika terlalu lama bisa menyebabkan feedback (arus berbalik) dan probe hitam tidak perlu dihubungkan ke mana pun.

9. Mengukur Tegangan Melalui Gelombang Frekuensi

Metode terakhir untuk memeriksa tegangan pada power supply adalah dengan frekuensi. Langkah ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah papan inverter dan adaptor SMPS beroperasi dengan baik atau mampu menerima frekuensi yang diharapkan.

Alat yang digunakan untuk pengukuran frekuensi ini adalah tester digital yang mendukung pengukuran frekuensi.

Untuk melakukan pengukuran frekuensi, hubungkan probe merah pada badan adaptor dan pastikan probe hitam terhubung ke ground. Jika hasil pengukuran pada tester menunjukkan angka 0, ini menunjukkan bahwa adaptor dalam keadaan rusak dan perlu diperbaiki atau diganti.

Dengan melakukan pengukuran frekuensi, kita bisa mengetahui apakah adaptor masih bekerja dengan baik atau tidak.

Kelebihan TV LED

Setelah memahami cara mengukur tegangan Power Supply pada TV LED, variasi 0psi yang luas terkadang bisa membuat calon pembeli, khususnya yang kurang berpengalaman, merasa bingung. Pengguna produk analog tentunya berkeinginan untuk mendapatkan TV LED sebagai pengganti yang paling sempurna.

Baca juga:  Kelebihan Dan Kekurangan Android TV Box : Update Terbaru !!

TV LED adalah jenis televisi yang canggih dan modern yang memiliki berbagai keunggulan yang penting untuk diketahui. Berikut ini beberapa keunggulan dari TV LED:

1. Kaya Fitur

TV LED menyediakan banyak fitur yang tidak ada di tipe Tabung. Kalian dapat menikmati saluran dengan frekuensi UHF dan memutar file multimedia.

Selain itu, ada opsi yang memungkinkan untuk terhubung dengan smartphone atau komputer dengan mudah.

2. Desain Ringkas

Desain dari TV LED telah mengikuti perkembangan terkini dalam teknologi. Komponennya berukuran kecil yang membuat dimensi keseluruhan bodinya sangat ramping.

Desain TV LED yang ringkas ini mudah dipindahkan ke mana saja sesuai kebutuhan. Selain itu, proses instalasi produk ini cukup sederhana dan cocok untuk pemula.

3. Hemat Listrik

TV LED termasuk dalam produk yang efisien dalam penggunaan listrik meski digunakan secara terus-menerus dalam jangka waktu yang panjang. Jadi, Kalian tidak perlu khawatir mengenai biaya listrik meskipun sering menonton siaran favorit.

4. Sudah Digital

TV LED produksi terbaru sudah dilengkapi dengan komponen penting yaitu tuner DVB-T2 yang sudah terpasang dari pabrik. Ini berarti, Kalian tidak perlu membeli set top box terpisah jika ingin menonton saluran digital.

Bagi pengguna produk analog, migrasi ke digital melalui TV LED dapat memberikan keuntungan dari fitur-fitur tersebut.

Penutup

Secara keseluruhan, memahami Cara Mengukur Tegangan Power Supply TV LED memang bukanlah hal yang mudah, namun dengan petunjuk dan pengetahuan yang tepat, tugas tersebut dapat dilakukan dengan sukses. Teknik-teknik ini sangat berguna bagi para pemilik TV LED yang mungkin perlu melakukan pemecahan masalah pada perangkat mereka sendiri.

Penting untuk dicatat bahwa jika Kalian merasa tidak nyaman atau tidak yakin melakukan pengukuran sendiri, sebaiknya hubungi teknisi profesional. Selalu pastikan bahwa semua langkah pengukuran dan pemecahan masalah dilakukan dengan keamanan yang baik untuk mencegah risiko cedera atau kerusakan lebih lanjut pada perangkat Kalian.

Dengan pengetahuan baru ini, Kalian telah memperluas keterampilan Kalian dalam mengelola dan merawat perangkat TV LED Kalian. Semoga dengan pengetahuan ini, TV LED Kalian dapat berfungsi dengan baik dan tahan lama.

Sekian pembahasan dari bengkeltv.id kali ini mengenai Cara Mengukur Tegangan Power Supply TV LED. Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan Kalian tentang perawatan dan pemeliharaan TV LED. Jangan ragu untuk mengeksplorasi lebih lanjut dan terus belajar tentang teknologi ini, karena pengetahuan adalah kunci untuk memanfaatkan perangkat kita sebaik-baiknya. Selamat mencoba dan semoga sukses!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *