TV LED Bergaris

Penyebab TV LED Bergaris dan Cara Mengatasinya

Posted on

Bengkeltv.idPenyebab TV LED Bergaris dan Cara Mengatasinya. Dalam era digital dan modern saat ini, teknologi telah berkembang pesat dan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Salah satu teknologi yang mengalami transformasi signifikan adalah televisi, yang kini hadir dalam berbagai bentuk dan fungsi. Namun, seperti semua perangkat teknologi lainnya, televisi juga bisa mengalami berbagai masalah teknis. Salah satunya adalah munculnya garis pada layar televisi LED, yang bisa mengganggu pengalaman menonton kita.

Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam mengenai TV LED bergaris, mulai dari penyebab, dampak, hingga cara mengatasinya. Jadi, jika Kalian mengalami masalah ini atau hanya ingin menambah pengetahuan Kalian tentang teknologi TV LED, artikel ini adalah bacaan yang tepat untuk Kalian.

Mengenai TV LED

Mari kita bicara tentang TV LED! Apa sebenarnya TV LED itu? TV LED adalah singkatan dari Light-Emitting Diode. Prinsip kerja TV LED hampir serupa dengan panel LCD, namun perbedaannya terletak pada penggunaan lampu diode sebagai sumber cahayanya. Jadi, jika kamu memiliki TV LED, berarti panel yang digunakan masih berbasis LCD, namun dengan pencahayaan dari lampu LED.

Perlu diketahui, pada TV LCD lampu fluoroscent selalu diletakkan di belakang layar. Sementara itu, pada TV LED, diode pemancar cahaya bisa diposisikan di belakang layar atau sekitar tepiannya. Inilah yang membuat TV LED dapat dirancang lebih ramping dibandingkan TV LCD, meski sekarang juga sudah ada TV LCD dengan desain yang tipis.

Yang lebih menarik, TV LED lebih efisien dalam penggunaan energi. Selain itu, kualitas gambar yang dihasilkan juga lebih tajam dan lebih baik dibandingkan TV LCD pada umumnya. Sangat mengagumkan, bukan? Mari, pertimbangkan untuk memiliki TV LED untuk menikmati waktu nonton bersama keluarga di rumah!

Penyebab Layar TV Bergaris Horizontal

Kerusakan panel LCD atau kabel yang tidak terhubung dengan baik seringkali menjadi alasan utama Layar TV Bergaris. Penyebab lain mungkin adalah penumpukan debu dan kotoran di belakang TV Kalian. Kadang, ini bisa menjadi masalah pada perangkat lunak atau file yang mengalami kerusakan. Sinyal antena yang buruk juga bisa menjadi faktor penyebab. Terakhir, kemungkinan disebabkan oleh kegagalan pada papan T-con. Berikut ini adalah penjelasan lebih lengkapnya:

1. Akumulasi Kotoran dan Serpihan

Bila ada penumpukan debu dan partikel pada hardware atau komponen televisi Kalian, hal ini bisa mengganggu kualitas tampilan. Fenomena ini tidak hanya disebabkan oleh debu atau partikel yang menempel, tetapi juga penumpukan debu di dalam televisi yang bisa menyebabkan masalah overheating, mempengaruhi performa perangkat.

2. Kabel yang Longgar

Sebuah alasan lain dari kemunculan garis horizontal pada layar TV adalah hubungan yang buruk karena kabel yang tidak terpasang dengan baik. Beberapa kabel dapat bertahan hingga beberapa bulan, sedangkan yang lain bisa sampai satu dekade. Namun, jika kabel tersebut tidak diproduksi dengan baik, maka kabel tersebut tidak akan mampu beroperasi dengan optimal dalam jangka waktu yang lama.

Baca juga:  Penyebab Warna TV LED Berubah : Cara Mudah Mengatasinya

3. Masalah pada Antena atau Kotak Kabel

Jika sinyal antena Kalian rendah, maka hal tersebut juga akan berpengaruh pada tampilan televisi Kalian. Dalam beberapa kasus, koneksi antara televisi dan box kabel Kalian juga dapat menjadi sumber masalah. Dalam situasi ini, perangkat eksternal Kalian mungkin menjadi penyebab utama dari masalah tersebut.

4. Pengaturan Gambar yang Tidak Kompatibel

Jika dimensi video atau gambar Kalian tidak sesuai dengan resolusi layar televisi, maka gambar yang muncul akan menjadi tidak cocok. Hasilnya, garis horizontal mungkin muncul pada layar televisi Kalian. Jika gambar terlalu besar atau terlalu kecil, maka ketidaksesuaian dalam resolusi layar akan menghasilkan garis horizontal pada layar.

5. Kendala pada Catu Daya

Pemadaman listrik yang sering dapat mempengaruhi komponen TV Kalian. Fenomena ini tidak hanya berdampak pada perangkat televisi, tapi juga dapat mengganggu sumber daya listrik. Jika kabel terkena kerusakan, maka pasokan daya untuk TV Kalian mungkin tidak cukup untuk beroperasi dengan optimal.

6. Koneksi Longgar antara Layar LCD dan PCB

Papan Sirkuit Terpadu atau PCB pada dasarnya merupakan pusat dari semua komponen listrik dalam TV Kalian. PCB ini bertanggung jawab untuk mengintegrasikan semua komponen listrik menjadi satu kesatuan. Ketika PCB mengalami kerusakan atau aus, maka setiap komponen listrik yang terhubung dengannya akan gagal berfungsi. Selain itu, ketika koneksi antara PCB dan layar LCD tidak baik, maka tampilan yang dihasilkan oleh TV Kalian akan menjadi kabur atau bahkan rusak. Oleh karena itu, penting bagi Kalian untuk memastikan koneksi antara PCB dan layar LCD agar TV Kalian dapat berfungsi dengan baik dan memberikan pengalaman menonton yang lebih baik.

Cara Memperbaiki TV LED Bergaris Vertikal

Ketika terjadi masalah seperti ini pada TV tabung, solusinya bisa dilakukan dengan lebih mudah. Jika garis horizontal terlihat pada layar, biasanya kerusakan berada pada IC Vertikal. Sementara itu, jika yang muncul adalah garis vertikal, kerusakan biasanya terjadi pada IC horizontal. Akan tetapi, masalah ini menjadi lebih kompleks ketika terjadi pada TV LED, di mana penanganannya membutuhkan pengetahuan yang lebih mendalam.

Bila garis horizontal atau vertikal muncul pada layar TV LED, masalah yang dihadapi bisa jadi lebih rumit. Kerusakan ini mungkin ada pada panel layar LED atau bahkan pada bagian internal yang lebih kompleks seperti mainboard atau IC driver. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan keahlian teknis serta peralatan khusus, membuat proses perbaikan menjadi lebih sulit dan mahal.

Oleh sebab itu, sangat penting bagi Kalian untuk memilih TV dengan kualitas yang baik dan melakukan perawatan yang tepat untuk menghindari kerusakan. Jangan ragu untuk mencari bantuan dari teknisi ahli jika dibutuhkan, agar masalah yang muncul bisa segera diatasi dan TV Kalian bisa kembali beroperasi dengan baik.

Baca juga:  Cara Membuka TV Sanyo yang Terkunci Tanpa Remote Termudah

1. Kerusakan Pada IC COF

IC COF berada pada kabel fleksibel yang menghubungkan perangkat ke panel TV. IC ini berbentuk panjang dan berwarna hitam, sangat rapuh, dan bisa menyebabkan munculnya garis vertikal pada layar.

Umumnya, IC COF yang longgar disebabkan oleh kabel fleksibel yang terlipat atau pengaruh panas, sehingga tidak menempel dengan baik pada jalurnya.

Sebelum memutuskan untuk mengganti panel LED, ada baiknya memeriksa kondisi IC COF dan komponen lainnya terlebih dahulu. Jika terjadi masalah, Kalian bisa mencoba memperbaikinya dengan memanaskan ulang IC menggunakan blower atau solder, dengan berhati-hati karena IC ini sangat rapuh.

Jangan lupa untuk mengaplikasikan cairan flux di sekitar IC sebelum memanaskannya, sehingga panas dapat menyebar merata dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

2. Memodifikasi Source Tegangan Row

Kasus munculnya garis vertikal pada layar hingga mencapai setengah layar atau lebih, bahkan hingga menutupi seluruh layar LED, bisa diatasi dengan melakukan modifikasi sedikit pada tegangan source pada row. Langkah-langkahnya sebagai berikut:

  • Pertama, lepaskan semua bagian yang menutupi panel televisi. Selama proses ini, pastikan untuk memeriksa apakah ada jalur FCP yang short atau terbakar.
  • Selanjutnya, periksa semua tegangan output pada IC power T con, dan pastikan tidak ada tegangan yang kurang pada semua sistem tegangan.
  • Biasanya, garis vertikal pada layar TV disebabkan oleh masalah pada IC scan driver. Jika tegangan normal namun terjadi flicker, maka tegangan pada pin 13-22 akan turun.
  • Putuskan jalur pin out 21 yang menuju panel, kemudian cek kembali tegangan. Biasanya, saat TV dinyalakan, tegangan tanpa beban berada di antara 21-24 volt.

Ada dua kemungkinan kerusakan, yaitu karena panel dan IC yang rusak. Jika IC yang rusak, penggantian bisa dilakukan untuk memperbaikinya. Namun, jika panel yang rusak, bisa mencoba langkah-langkah berikut untuk memperbaikinya:

  • Lakukan jumper antara tegangan output IC power dengan jalur input panel yang telah diputus. Gunakan resistor 10 ohm pada jumper ini untuk lebih aman.
  • Jika terjadi kegagalan dan jalur FCP terbakar, ini menKaliankan bahwa kerusakan pada panel sangat parah dan perlu diganti. Namun, jika tidak ada jalur yang terbakar dan T con berada dalam keadaan normal, serta garis vertikal sudah hilang, maka langkah ini dianggap berhasil.

Cara Memperbaiki TV LED Bergaris Horizontal

Untuk memahami akar masalah dari televisi yang menunjukkan garis vertikal, terdapat beberapa komponen utama yang harus diperiksa. Biasanya, komponen berikut bisa menjadi sumber masalahnya :

  • Oscillator Vertikal
  • Output Vertikal
  • IC Vertikal

Ketiga komponen tersebut menjadi fokus pemeriksaan utama dan setelah menemukan komponen mana yang rusak, perbaikan dapat dilakukan dengan menggantinya dengan komponen baru atau bekas yang masih berfungsi dengan baik.

1. Solusi Pertama

Langkah awal yang bisa dilakukan adalah memeriksa IC vertikal. Komponen ini sangat rentan terhadap kerusakan dan bisa menjadi penyebab munculnya garis horizontal pada layar televisi. IC vertikal biasanya berada di dekat flyback, IC Croma, dan regulator, sehingga perlu memperhatikan komponen-komponen yang berdekatan dengan IC vertikal ini.

Untuk memastikan apakah IC vertikal masih berfungsi normal atau telah rusak, kita dapat mengukurnya menggunakan alat pengukur multitester. Cara ini dilakukan dengan mengukur kaki vcc (B+) dari IC vertikal. Jika nilai yang ditunjukkan multitester adalah 24 VDC, maka IC vertikal dalam kondisi baik. Namun, jika tidak terdapat tegangan, ini menunjukkan bahwa IC vertikal mengalami kerusakan.

Baca juga:  Kode Remot TV JVC dan Cara Settingnya dengan Benar

Kemudian, lakukan pengukuran pada sumber tegangan yang mengarah ke IC vertikal, yaitu dari FBT yang berada di kaki flyback 24 volt. Jika tidak ada tegangan saat B+ IC diukur, ini menKaliankan adanya komponen yang berhubungan dengan B+ vertikal yang rusak.

Untuk menemukan komponen yang rusak tersebut, diperlukan penelusuran pada semua komponen yang terhubung pada jalur yang sama dengan B+ IC. Biasanya, komponen yang sering mengalami kerusakan adalah resistor. Jika resistor yang bermasalah, maka gantilah dengan yang baru.

2. Solusi Kedua

Jika solusi pertama sudah dicoba namun belum menemukan masalah, maka langkah berikutnya adalah memeriksa komponen lain, yaitu Oscillator yang berlokasi di dekat IC Croma. Jika IC Croma bermasalah, maka komponen vertikal pun akan terpengaruh.

Umumnya, IC Croma memiliki tegangan sekitar 16 vdc. Jika tegangan lebih tinggi dari itu, berarti IC vertikal rusak. Indikasi lain dari kerusakan IC vertikal adalah IC pendingin yang terasa terlalu panas. Namun, jika pengukuran IC vertikal tidak menunjukkan angka atau tegangan nol, komponen selanjutnya yang harus diperiksa adalah Oscillator vertikal out. Pada televisi terbaru, Oscillator biasanya terletak di dekat IC Croma.

Jadi, untuk solusi kedua ini, komponen yang harus diperiksa mencakup Oscillator, komponen di dekat Oscillator, IC Croma, dan IC vertikal. Disarankan untuk tidak hanya fokus pada satu penyebab saja, karena kerusakan bisa berasal dari komponen lain yang juga berpotensi rusak, seperti IC vertikal. Oleh karena itu, lakukan pemeriksaan secara detail pada setiap komponen hingga menemukan penyebab utama TV menampilkan garis horizontal.

Kesimpulan

Dalam rangkuman, masalah TV LED yang mengalami garis horisontal atau vertikal dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kotoran dan serpihan, kabel yang longgar, masalah antena, pengaturan gambar yang tidak sesuai, hingga kerusakan pada panel layar LED atau komponen internal lainnya.

Penyelesaian masalah ini bisa cukup rumit dan memerlukan pengetahuan teknis yang cukup. Meski demikian, penanganan awal dapat Kalian lakukan sendiri, seperti membersihkan kotoran dan serpihan atau memeriksa koneksi kabel. Namun, untuk masalah yang lebih serius, sebaiknya serahkan pada teknisi profesional untuk mendapatkan hasil yang terbaik dan menghindari kerusakan lebih lanjut.

Penting untuk diingat bahwa pencegahan selalu lebih baik daripada penanganan. Dengan merawat TV LED Kalian dengan baik dan melakukan perawatan rutin, Kalian bisa meminimalkan risiko kerusakan. Ingatlah untuk selalu membeli produk berkualitas dari brand terpercaya dan jangan ragu untuk mencari bantuan profesional ketika dibutuhkan.

Semoga informasi dari bengkeltv.id ini dapat membantu Kalian dalam menangani masalah TV LED bergaris. Teruslah merawat perangkat Kalian agar memiliki usia yang panjang dan memberikan tayangan yang terbaik untuk Kalian dan keluarga. Selamat menikmati pengalaman menonton yang luar biasa dengan TV LED Kalian!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *