Pengertian PCB (Printed Circuit Board)

Pengertian PCB (Printed Circuit Board) : Jenis dan Fungsinya Secara Lengkap

Posted on

Bengkeltv.idPengertian PCB (Printed Circuit Board) : Jenis dan Fungsinya Secara Lengkap. Dalam dunia elektronik, istilah PCB atau Printed Circuit Board mungkin bukanlah hal yang asing. Namun, bagi sebagian orang, terutama yang baru memasuki dunia ini, istilah tersebut mungkin belum begitu dikenal. Untuk itu, mari kita jelajahi secara mendalam pengertian PCB, elemen penting yang menjadi jantung berbagai perangkat elektronik yang kita gunakan setiap harinya.

PCB atau Printed Circuit Board merupakan salah satu komponen utama dalam perangkat elektronik. Dari smartphone yang ada di kantong Kalian, hingga televisi dan komputer di rumah, semua terdiri dari PCB. Namun, apa sebenarnya PCB itu? Bagaimana fungsi dan perannya dalam sistem elektronik? Artikel ini akan menjelaskan secara rinci mengenai Pengertian PCB (Printed Circuit Board), sekaligus mengupas tuntas berbagai aspek penting lainnya dari komponen vital ini.

Pengertian PCB (Printed Circuit Board)

Papan Sirkuit Cetak (Printed Circuit Board atau PCB) adalah sebuah wadah yang berfungsi untuk menghubungkan komponen-komponen elektronika melalui jalur konduktor yang tercetak di atasnya. PCB memiliki bentuk berupa papan dengan warna hijau dan terdiri dari beberapa komponen.

PCB merupakan singkatan dari Printed Circuit Board. Pada PCB, berbagai jenis komponen elektronika dapat saling terhubung, baik itu komponen yang sama maupun berbeda. Konstruksi PCB melibatkan jalur trek, socket, garis, dan jalur koneksi yang bertujuan untuk menghubungkan komponen elektronik yang berbeda secara elektrik.

Sebelum digunakan, PCB harus melalui proses yang disebut etching. Proses etching PCB merupakan proses pembuatan jalur konduktor yang nantinya akan menghubungkan setiap komponen pada papan tersebut.

Prinsip kerja PCB melibatkan penyambungan komponen elektronika secara elektrik ke PCB menggunakan dua metode yang berbeda, yaitu teknologi through-hole dan teknologi surface mount.

Fungsi PCB

Pada saat ini, PCB telah banyak diproduksi untuk berbagai alat elektronik. Salah satu fungsinya adalah untuk merapikan tampilan rangkaian alat elektronik dan menggantikan penggunaan kabel.

Baca juga:  Cara Mengatasi Siaran TV yang Jelek : Dijamin Berhasil

Berikut ini adalah beberapa fungsi PCB:

  • Merapikan tampilan rangkaian elektronika itu sendiri agar terlihat rapi dan teratur. Dengan demikian, tampilan rangkaian tersebut tidak terlihat rumit dan berantakan.
  • PCB dapat menggantikan fungsi kabel, sehingga lebih efisien. Kalian dapat menyambungkan beberapa komponen menggunakan jalur yang terdapat pada PCB.
  • PCB berperan sebagai tempat bagi kaki-kaki komponen elektronika. Setiap komponen akan terhubung satu sama lain melalui PCB ini. Komponen yang terpasang pada PCB dapat berupa komponen aktif maupun pasif.
  • PCB mampu mengorganisir berbagai jenis komponen elektronika menjadi satu kesatuan. Inilah mengapa PCB dapat digunakan sebagai tempat untuk menyusun komponen-komponen tersebut.

Lapisan PCB (Printed Circuit Board) dan Bahan-Bahannya

Dari segi struktur, PCB menyerupai kue lapis yang terdiri dari beberapa lapisan yang disatukan melalui proses laminasi, sehingga membentuk satu kesatuan yang disebut PCB. Terdapat beberapa jenis PCB yang umum digunakan, seperti PCB berlapis tembaga satu sisi (Single Sided), PCB berlapis tembaga dua sisi (Double Sided), dan PCB berlapis tembaga multiple (Multilayer PCB).

Berikut ini adalah struktur dan komposisi stKalianr dari PCB (Papan Sirkuit Cetak).

1. Substrat (Lapisan LKaliansan)

Lapisan dasar PCB umumnya disebut sebagai Substrat. Bahan Substrat yang sering digunakan adalah FR2 dan FR4. FR2, atau Flame Resistant 2, terbuat dari kertas yang dicampur dengan resin plastik formaldehida fenol (plasticized phenol formaldehyde resin). Ini adalah bahan komposit yang direndam dalam resin tersebut.

Sementara itu, FR4, atau Flame Resistant 4, terdiri dari anyaman serat fiberglass yang dilapisi dengan resin epoksi (epoxy resin). FR4 memiliki daya serap air yang rendah, sifat isolasi yang baik, dan dapat tahan suhu hingga 140 derajat Celsius. Namun, PCB dengan bahan FR4 lebih mahal dibandingkan dengan PCB yang menggunakan bahan FR2.

2. Tembaga (Copper)

Lapisan berikutnya pada PCB adalah lapisan tembaga tipis yang dilekatkan pada substrat menggunakan suhu tinggi dan bahan perekat. Tergantung pada jenis PCB yang digunakan, lapisan tembaga tipis ini dapat ditempatkan hanya pada satu sisi substrat untuk PCB jenis Single Sided.

Namun, pada PCB jenis Double Sided, terdapat lapisan tembaga tipis pada kedua sisi substrat. Dalam perkembangan teknologi manufaktur PCB saat ini, PCB dapat dibuat dengan jumlah lapisan hingga 16 atau bahkan lebih, tergantung pada desain dan rangkaian yang diinginkan.

Baca juga:  Cara Cek NSP Telkomsel dengan Mudah

3. Soldermask

Soldermask merupakan lapisan yang ditempatkan di atas lapisan tembaga pada PCB. Fungsinya adalah melindungi tembaga atau jalur konduktor dari kontak atau hubungan yang tidak disengaja. Lapisan soldermask ini hanya ada di bagian-bagian PCB yang tidak akan disolder, sementara bagian yang akan disolder tetap terbuka tanpa lapisan soldermask.

Soldermask juga membantu pengguna PCB dalam melakukan penyolderan dengan tepat, sehingga mencegah terjadinya solder short (hubung singkat solder). Secara umum, lapisan soldermask memiliki warna hijau, namun ada juga yang menggunakan warna lain seperti biru dan merah.

4. Silkscreen

Lapisan setelah soldermask adalah lapisan silkscreen yang umumnya memiliki warna putih atau hitam. Namun, tersedia juga silkscreen dengan warna lain seperti abu-abu, merah, dan bahkan kuning keemasan. Silkscreen adalah cetakan huruf, angka, dan simbol yang ditempatkan pada PCB.

Fungsinya adalah sebagai tKalian atau indikator bagi komponen-komponen elektronika pada PCB, sehingga memudahkan orang dalam proses perakitan.

Jenis-jenis PCB (Printed Circuit Board)

Secara umum, PCB atau Papan Sirkuit Cetak dapat dibagi menjadi dua kategori berdasarkan jenisnya, yaitu berdasarkan jumlah lapisan dan berdasarkan fleksibilitasnya.

Jenis-jenis PCB berdasarkan Jumlah Lapisannya

Dalam hal jumlah lapisan, PCB dapat dibagi menjadi tiga jenis, yaitu Single Sided PCB, Double Sided PCB, dan Multilayer PCB. Berikut adalah penjelasan mengenai jenis-jenis PCB berdasarkan jumlah lapisannya.

1. Single Sided PCB

Single Sided PCB, atau Papan Rangkaian Cetak satu sisi, adalah jenis PCB yang terdiri dari satu lapisan tembaga yang ditempatkan di satu sisi substrat PCB. PCB ini umumnya digunakan untuk rangkaian elektronik yang sederhana dan memiliki biaya produksi yang relatif lebih murah.

2. Double Sided PCB

Double Sided PCB, atau Papan Rangkaian Cetak dua sisi, adalah jenis PCB yang terdiri dari dua lapisan tembaga. Lapisan tembaga tersebut ditempatkan di kedua sisi substrat PCB. Pada PCB double sided, terdapat lubang-lubang yang berfungsi sebagai jalur penghubung antara lapisan tembaga di satu sisi dengan lapisan tembaga di sisi lainnya.

3. Multilayer PCB

Multilayer PCB atau Papan Rangkaian Cetak Multilayer adalah jenis PCB yang terdiri dari beberapa lapisan substrat dan lapisan tembaga yang dipisahkan oleh lapisan insulator. PCB Multilayer ini umumnya digunakan pada rangkaian elektronik yang kompleks. PCB Multilayer dapat memiliki berbagai jumlah lapisan, seperti 4 lapisan, 6 lapisan, 8 lapisan, 10 lapisan, dan bahkan hingga 16 lapisan.

Baca juga:  Pengertian Kabel NYA : Fungsi, Bagian, dan Cara Kerjanya

Jenis-jenis PCB berdasarkan Fleksibilitasnya

Selain berdasarkan jumlah lapisan, PCB juga dapat dibedakan berdasarkan fleksibilitasnya. Berikut ini adalah jenis-jenis PCB berdasarkan fleksibilitasnya.

1. Rigid PCB

Rigid PCB, atau Papan Rangkaian Cetak Kaku, mengacu pada jenis PCB yang tidak fleksibel dan tidak dapat dilipat. Dalam bahasa Indonesia, “rigid” berarti “kaku”. Rigid PCB terbuat dari bahan substrat yang padat dan kaku, seperti fiberglass, yang dirancang dengan sengaja untuk tidak dapat dilipat atau dibengkokkan.

2. Flex PCB

Flex PCB, atau Papan Rangkaian Cetak Fleksibel, adalah jenis PCB yang menggunakan substrat yang terbuat dari bahan plastik yang fleksibel. Bahan dasar ini memungkinkan PCB untuk dibengkokkan tanpa merusak rangkaian yang ada pada PCB tersebut.

3. Rigid-Flex PCB

Rigid-Flex PCB adalah kombinasi dari teknologi Rigid PCB dan Flex PCB, yang terdiri dari Rigid PCB dan Flex PCB yang dihubungkan bersama. Biasanya, Rigid PCB terhubung dengan Flex PCB dalam Rigid-Flex PCB ini.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, PCB atau Printed Circuit Board memegang peran penting dalam dunia teknologi dan elektronika saat ini. Kemampuan PCB untuk menghubungkan komponen-komponen elektronik menjadi suatu sistem yang terintegrasi, menunjukkan betapa signifikannya pengertian PCB dalam membantu kemajuan teknologi.

Pemahaman mendalam tentang PCB tidak hanya berguna bagi para ahli elektronika, tetapi juga bagi siapa saja yang tertarik dengan dunia teknologi. Dengan pengetahuan yang tepat, kita dapat memahami cara kerja berbagai perangkat elektronik yang ada di sekitar kita dan bahkan mungkin menciptakan inovasi baru.

Dalam era digital ini, pemahaman tentang PCB dapat menjadi kunci untuk membuka pintu ke masa depan yang penuh dengan kemajuan teknologi yang semakin canggih dan inovatif. Jadi, jangan pernah berhenti belajar dan teruslah eksplorasi dunia elektronika, dimulai dari memahami pengertian PCB. Semoga informasi dari bengkeltv.id mengenai kode rPengertian PCB (Printed Circuit Board) ini bermanfaat untuk Kalian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *