Receiver Parabola Terbaik

√ Receiver Parabola Terbaik : Meningkatkan Pengalaman Menonton TV Kalian.

Posted on

Bengkeltv.id – √ Receiver Parabola Terbaik : Meningkatkan Pengalaman Menonton TV Kalian. Dalam era digital yang semakin maju ini, penikmat televisi selalu mencari cara terbaik untuk mendapatkan kualitas tayangan yang optimal. Mereka mencari berbagai cara untuk menikmati tayangan favorit mereka tanpa gangguan dan dalam kualitas gambar yang sangat baik.

Satu komponen penting yang membantu mewujudkan hal tersebut adalah receiver parabola. Dengan perkembangan teknologi yang pesat, pilihan receiver parabola di pasaran semakin beragam. Dari berbagai merek dan model yang tersedia, mana yang bisa dianggap sebagai receiver parabola terbaik? Artikel ini akan membantu Kalian menemukan jawabannya.

Kami telah merangkum berbagai jenis receiver parabola dengan kualitas teratas yang layak Kalian pertimbangkan. Selamat membaca dan menemukan receiver parabola terbaik untuk kebutuhan Kalian!

Apa Itu Receiver Parabola ?

Receiver parabola adalah alat elektronik yang dirancang untuk menangkap dan mengubah sinyal satelit agar dapat ditayangkan di televisi. Alat ini biasanya terhubung dengan antena parabola yang bertugas menangkap sinyal satelit untuk selanjutnya diteruskan ke receiver parabola.

Peran utama dari receiver parabola adalah menerima sinyal satelit dan mentransformasikannya menjadi sinyal televisi yang kompatibel dengan televisi. Selain itu, receiver parabola juga menyediakan berbagai fitur tambahan seperti pengaturan volume, pemilihan channel, dan pemindaian otomatis untuk menemukan stasiun baru.

Mekanisme Kerja Receiver Parabola, receiver parabola beroperasi dengan menerima sinyal satelit yang ditangkap oleh antena parabola dan mengubahnya menjadi sinyal televisi yang dapat ditayangkan di TV. Proses ini terdiri dari tiga langkah penting: penangkapan sinyal, dekripsi sinyal, dan pengolahan sinyal :

  • Penangkapan Sinyal – Antena parabola menangkap sinyal satelit dan mengirimkannya ke receiver parabola.
  • Dekripsi Sinyal – Receiver parabola memproses sinyal yang diterima dan mengubahnya menjadi sinyal digital yang dapat dikenali oleh TV.
  • Pengolahan Sinyal – Receiver parabola mengolah sinyal digital tersebut dan mengirimkannya ke TV untuk ditayangkan.

Receiver parabola dilengkapi dengan perangkat lunak yang memfasilitasi pemrograman dan pengaturan saluran, serta fitur-fitur tambahan seperti pengaturan volume dan pemindaian otomatis.

Karena itu, memilih receiver parabola yang tepat dan memasangnya dengan benar sangat penting untuk memastikan kualitas sinyal yang diterima dan diproses.

Cara Memilih Receiver Parabola yang Baik

Receiver Parabola Unggulan, setelah memahami peran serta mekanisme kerja receiver parabola, kini saatnya Kalian menentukan produk mana yang akan dibeli. Untuk mendapatkan produk yang tepat sesuai dengan kebutuhan Kalian, mari perhatikan beberapa saran dalam memilih yang telah kami persiapkan berikut ini:

1. Pilih berdasarkan jenis receiver parabola

Terdapat dua jenis receiver parabola berdasarkan provider atau penyedia layanan TV satelit, yakni receiver rekomendasi dan nonrekomendasi. Untuk lebih jelasnya, mari baca penjelasan dari kami berikut.

Baca juga:  Kelebihan Dan Kekurangan Parabola Mini yang Perlu Diketahui

a. Receiver Rekomendasi: Menonton Channel FTA dan FTV

Receiver yang disarankan bekerja dalam kemitraan dengan penyedia layanan televisi satelit dan direkomendasikan untuk penggunaan dalam menikmati siaran televisi. Ketika memilih, pastikan merk receiver yang disarankan sesuai dengan siaran yang ingin Kalian tonton.

Misalnya, pilih receiver Matrix atau Nex Parabola untuk menikmati Mola TV dan pilih receiver parabola K-Vision untuk menonton RCTI.

Kalian dapat menikmati semua jenis tayangan dengan receiver yang disarankan, baik dari saluran FTA (free to air) atau FTV (free to view).

FTA adalah saluran tanpa enkripsi yang dapat diakses secara bebas, sedangkan FTV membutuhkan kode enkripsi tertentu yang hanya dapat diakses oleh pelanggan TV berbayar. FTV dikenal sebagai saluran teracak atau scrambled channel.

Meski demikian, receiver yang disarankan memiliki fitur yang terbatas dan harganya biasanya lebih tinggi dibandingkan receiver non-disarankan. Namun, Kalian akan mendapatkan pengalaman menonton yang memuaskan dengan gambar dan suara yang sinkron serta tanpa penundaan. Receiver ini adalah pilihan yang cocok bagi Kalian yang menggunakan parabola mini.

b. Receiver Non-Rekomendasi: Awet, Terjangkau, dan Memiliki Banyak Fitur

Receiver non-disarankan adalah receiver dari pihak ketiga yang tidak berkolaborasi dengan penyedia TV satelit manapun. Receiver ini hanya dapat digunakan untuk mengakses saluran FTA, sehingga pilihan tayangan yang bisa Kalian nikmati cenderung lebih terbatas.

Meski hanya dapat mengakses saluran FTA, jenis decoder ini ditawarkan dengan harga yang relatif terjangkau, memiliki durabilitas yang lebih tinggi, dan dilengkapi dengan berbagai fitur. Receiver non-disarankan sangat cocok bagi Kalian yang menggunakan parabola berukuran besar dan menginginkan sejumlah fitur tambahan pada receiver Kalian.

2. Periksa LNB atau jenis pita frekuensi yang didukung

Parabola terdiri dari dua ukuran utama, yaitu parabola berukuran besar dan mini. Pemilihan receiver yang tepat perlu disesuaikan dengan ukuran parabola yang Kalian gunakan, yang tergantung pada jenis frekuensi atau LNB yang didukung oleh receiver tersebut.

LNB terbagi menjadi dua tipe, yaitu C-Band dan Ku-Band. LNB C-Band telah digunakan secara luas sejak dulu karena kekuatan dan stabilitasnya meskipun dihadapkan dengan hujan lebat. Dikarenakan frekuensinya yang lebih rendah, receiver C-Band lebih ideal digunakan pada parabola berukuran besar dan parabola jaring.

Di sisi lain, LNB Ku-Band memiliki frekuensi yang tinggi sehingga cocok digunakan pada parabola mini.

Kelebihan lain dari jenis ini adalah resistensi yang lebih baik terhadap gangguan suara dan tidak memerlukan ruang instalasi yang luas. Saat ini, banyak tersedia receiver parabola hybrid yang mendukung kedua jenis frekuensi, baik C-Band maupun Ku-Band.

Dengan keberadaan receiver hybrid ini, pengguna dapat dengan mudah memilih antara parabola berukuran besar atau mini sesuai dengan kebutuhan dan selera masing-masing.

3. Sesuaikan fitur yang tersedia dengan kebutuhan Kalian

Untuk memfasilitasi kebutuhan Kalian dalam menonton televisi, receiver parabola dilengkapi dengan berbagai fitur menarik yang memudahkan penggunaannya. Oleh karena itu, pastikan Kalian memilih produk yang fitur-fiturnya cocok dengan kebutuhan Kalian.

Berikut ini beberapa fitur umum pada receiver parabola serta fungsinya:

  • Port USB: Ini berfungsi untuk menghubungkan USB atau hard disk, sehingga Kalian dapat memutar video dan mendengarkan musik langsung melalui televisi.
  • Port HDMI: Ini digunakan untuk menghubungkan receiver parabola ke televisi beresolusi tinggi, seperti TV LED, sehingga kualitas gambar yang ditampilkan lebih jernih dan detail.
  • Koneksi Wi-Fi: Fitur ini berfungsi untuk menghubungkan TV Kalian ke internet sehingga Kalian dapat menonton video melalui platform online, seperti YouTube, dan mengakses berbagai aplikasi streaming lainnya.
Baca juga:  Cara Setting Frekuensi Parabola : Panduan Lengkap untuk Pengguna

Dengan keberadaan fitur-fitur tersebut, Kalian dapat menikmati pengalaman menonton televisi yang lebih variatif dan memuaskan. Pastikan Kalian memilih receiver parabola yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Kalian untuk memaksimalkan penggunaannya.

4. Cek kelengkapan alat-alat receiver parabola

Aspek terakhir yang penting untuk diperhatikan adalah memastikan kelengkapan atau isi paket receiver parabola yang Kalian beli. Biasanya, paket tersebut berisi satu unit receiver, remote control, buku panduan atau manual, kartu garansi, dan baterai.

Tetapi, beberapa produsen atau penjual juga memberikan tambahan bonus seperti kabel USB dan HDMI. Jika Kalian ingin lebih ekonomis dan praktis, prioritaskan produk yang memiliki isi paket yang paling lengkap.

Merk Receiver Parabola Terbaik

Paket pembelian satellite dish receiver umumnya sudah termasuk kabel, garansi, buku manual, remote, serta Paket pembelian receiver parabola biasanya mencakup kabel, garansi, buku petunjuk, remote, dan perangkat yang bentuknya mirip mesin DVD dengan ukuran bervariasi sesuai merknya.

Ada dua kategori merk receiver parabola terkemuka, yakni receiver yang direkomendasikan dan yang non-rekomendasi.

Jika Kalian sedang mencari receiver parabola terbaik, penting untuk memilihnya sesuai dengan kebutuhan Kalian.

Sejumlah merk receiver parabola umumnya telah menjalin kerjasama dengan penyedia layanan televisi berbayar, dikenal sebagai receiver rekomendasi.

Namun, juga ada yang bersifat non-rekomendasi. Berikut adalah 10 merk receiver parabola terbaik untuk pertimbangan Kalian:

1. Nex Parabola

Paket pembelian Nex Parabola Garuda G2 hitam termasuk 1 receiver Nex Parabola Garuda, 1 remote control, 1 buku manual, 1 kabel RCA, kartu garansi, dan 2 baterai AAA.

Perangkat ini disertai dalam kotak berwarna biru dengan fitur HD yang menampilkan gambar televisi lebih jernih.

Dengan harga Rp280.000, receiver Nex Parabola ini dilengkapi suara berkualitas dan menyediakan Mola TV dan saluran FTA (Free to Air) serta FTV (Free to View) dengan mudah.

2. K-Vision

C-2000 Bromo adalah merk receiver parabola terkini yang dianggap unggul. K-Vision termasuk dalam kategori receiver rekomendasi yang menyajikan pilihan tontonan lebih beragam dibandingkan receiver non-rekomendasi.

C-2000 Bromo juga dilengkapi dengan port HDMI yang meningkatkan kualitas tampilan pada layar TV LED.

Dengan harga sekitar Rp300.000, pengguna dapat mempermudah proses aktivasi karena informasi aktivasi disampaikan sebelum barang dikirim.

3. Receiver Parabola Tanaka

Jika Kalian tidak memiliki koneksi Wi-Fi, receiver parabola Tanaka bisa menjadi pilihan yang tepat. Mesin ini dapat beroperasi dengan modem 3G dan dilengkapi port untuk stik Nintendo untuk bermain game bersama keluarga.

Namun, perlu diingat bahwa Kalian harus membeli stik game terpisah untuk menggunakannya.

Receiver Tanaka T-22 Jurassic ini berharga mulai dari Rp200.000 dan dilengkapi fitur Support PVR untuk merekam gambar menggunakan flashdisk atau hardisk eksternal. Receiver ini masuk dalam kategori non-rekomendasi.

4. Visat

HD Q1 Ultimate dari Visat adalah salah satu receiver non-rekomendasi dengan bodi tahan lama yang mampu melepaskan panas dengan baik.

Ini cocok untuk Kalian yang mengoperasikan mesin secara terus-menerus. Namun, pastikan untuk mematikannya guna mencegah overheating.

Baca juga:  Cara Memprogram TV Parabola yang Tidak Ada Sinyal : Solusi Lengkap

Paket Visat HD Q1 Ultimate meliputi remote, receiver Visat, buku panduan, baterai A3, kabel RCA, dan kartu garansi.

Kalian bisa mendapatkan mesin ini dengan harga Rp122.000, dengan spesifikasi yang mencakup Autoroll Power Vu, Bisskey, CCAM, dan penuh sesuai dengan MPEG4 HD/(DVB-S, DVB-S2).

5. Skybox

Skybox A-1 Combo menarik karena memberikan banyak kelebihan tanpa ribet. Dengan membeli receiver ini, Kalian mendapatkan 2 fungsi sekaligus, yaitu DVB-S2 dengan parabola dan DVB-T2 dengan antena UHF.

Sehingga, Kalian dapat menggunakan tipe antena biasa atau parabola tanpa perlu menggantinya.

Harga Skybox Combo berkisar antara Rp400-600 ribu dengan spesifikasi gambar teknologi MPEG 4 HD DVB-S2 yang menghasilkan gambar yang jernih sebagaimana TV berbayar. Selain itu, receiver ini juga bisa merekam gambar dengan hardisk eksternal atau flashdisk.

6. Mola Nex Parabola

Satu lagi receiver rekomendasi yang banyak dipilih adalah NEX Parabola yang telah bekerja sama dengan MOLA TV.

Receiver ini memiliki berbagai tipe, di antaranya Nex Parabola Kuning, Merah, dan Hitam. Dengan teknologi sistem hybrid, gambar yang dihasilkan sangat jernih tanpa gangguan.

Namun, perlu diingat bahwa tiap jenis receiver original Mola memiliki perbedaan dalam segi hardware dan software. Jadi, jika terjadi masalah, satu jenis tidak bisa digantikan dengan jenis lain. Kalian memerlukan jenis yang sama untuk memperbaikinya.

Harga receiver parabola ini mulai dari Rp400-600 ribu tergantung lokasi dan paket yang dipilih. Beberapa distributor juga menawarkan paket yang sudah termasuk antena parabola.

7. Goldsat

Yang menarik lagi, teman! Receiver parabola Goldsat juga memiliki fitur FULL HD dan dapat digunakan sebagai media player.

Mesin ini sudah mendukung Wi-Fi, IPTV dan Youtube dengan harga yang cukup terjangkau. Dengan teknologi tersebut, Kalian hanya perlu mengeluarkan biaya sekitar Rp162.000. Paket Goldsat Revo sudah meliputi receiver, remote, buku panduan dan servis.

8. Venus

Pilihan lain untuk tipe mesin dengan bodi tahan lama adalah Yaris MPEG4 dari Venus. Mesin ini dibuat dari besi yang tahan panas dan tentunya tidak mudah rusak.

Dengan harga sekitar Rp160 ribu, Kalian sudah bisa merekam tontonan favorit atau memutar film atau suara dengan flashdisk. Spesifikasi meliputi tegangan 90250V dan frekuensi 5060Hz.

Penutup

Secara keseluruhan, memilih receiver parabola terbaik adalah investasi yang penting untuk pengalaman menonton yang lebih baik dan kualitas gambar yang luar biasa. Ada banyak pilihan di pasaran, mulai dari merek yang sudah terkenal hingga opsi dengan fitur-fitur canggih.

Setiap produk tentunya memiliki keunggulan dan kelemahannya sendiri, sehingga memerlukan pertimbangan yang matang untuk menentukan pilihan. Jadi, sebelum membeli, pastikan Kalian telah melakukan penelitian dan mempertimbangkan semua faktor penting, termasuk kualitas gambar, kapabilitas penerimaan sinyal, fitur tambahan, dan tentunya, anggaran Kalian.

Akhirnya, yang terpenting adalah mendapatkan receiver parabola yang cocok dengan kebutuhan dan preferensi Kalian. Jangan ragu untuk mencari informasi lebih lanjut dan berkonsultasi dengan ahli jika perlu. Selamat mencari receiver parabola terbaik dan menikmati tayangan televisi dengan kualitas terbaik. Semoga artikel dari bengkeltv.id ini bisa membantu Kalian dalam menjalankan proses tersebut. Terima kasih telah membaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *