Cara Memasang Parabola Matrix

Cara Memasang Parabola Matrix Dengan Mudah & Praktis

Posted on

Bengkeltv.idCara Memasang Parabola Matrix Dengan Mudah & Praktis. Di era modern ini, teknologi telah berkembang dengan pesat. Salah satu teknologi yang tidak lekang oleh waktu adalah parabola. Parabola masih menjadi pilihan bagi banyak orang dalam menerima siaran televisi dengan kualitas yang jauh lebih baik.

Matrix, sebagai salah satu merk yang terkenal, menawarkan berbagai jenis parabola dengan fitur yang canggih. Bagi Kalian yang ingin menikmati tayangan televisi dengan kualitas gambar yang jernih dan beragam, memasang parabola dari Matrix bisa menjadi pilihan yang tepat. Namun, mungkin ada di antara Kalian yang masih bingung tentang cara memasang parabola Matrix.

Tak perlu khawatir, karena dalam artikel ini kita akan membahas tuntas mengenai langkah-langkah dan tips praktis dalam ‘Cara Memasang Parabola Matrix’ agar Kalian bisa menikmati siaran televisi favorit dengan kualitas yang optimal. Ayo, simak ulasan berikut!

Parabola Matrix

Cara Memasang Parabola Matrix

Antena parabola merupakan instrumen komunikasi berteknologi tinggi yang digunakan dalam pengiriman serta penerimaan sinyal radio, data, televisi, dan radar (radiolokasi). Di tanah air, antena parabola lebih dikenal sebagai sarana untuk menerima siaran televisi satelit.

Salah satu keuntungan dari penggunaan antena parabola dalam menerima siaran televisi satelit adalah kualitas gambar yang sangat jernih dan tajam. Selain itu, kekuatan sinyal yang dimiliki oleh antena parabola mampu menjangkau seluruh penjuru Indonesia. Ditambah lagi, harga antena parabola kini semakin terjangkau dan tersedia berbagai pilihan saluran yang bisa mencapai jumlah ratusan.

Matrix, sebagai salah satu produsen alat parabola di Indonesia, menempatkan diri sebagai pilihan utama bagi banyak konsumen. Produk-produk yang dihasilkan oleh Matrix dikenal karena keunggulannya, sehingga banyak dicari dan digunakan oleh masyarakat luas. Produk antena parabola dari Matrix bisa dengan mudah ditemukan di berbagai toko penjual perangkat parabola di seluruh Indonesia, maupun di toko online.

Dengan berbagai kelebihan yang ditawarkan, tidak heran jika antena parabola Matrix menjadi pilihan yang tepat bagi Kalian yang ingin menikmati tayangan televisi dengan kualitas terbaik.

Panduan Cara Memasang Parabola Matrix

Antena parabola terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu parabola tipe jaring dan tipe solid, dengan ukuran yang bervariasi dari yang kecil hingga yang besar. Saat ini, antena parabola mini semakin digemari karena desainnya yang simpel dan tidak membutuhkan banyak ruang untuk pemasangan. Matrix adalah salah satu merek parabola mini yang bisa Kalian temukan di pasaran.

Baca juga:  Cara Memperbaiki Receiver Tidak Ada Sinyal dengan Mudah

Bagi beberapa orang, cara pemasangan parabola Matrix mungkin masih menjadi tKalian tanya. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini, teknisitv ingin berbagi informasi mengenai langkah-langkah dalam memasang parabola Matrix. Jadi, bagi Kalian yang sedang mencari informasi terkait, simak pembahasan berikut ini.

Sebelum memulai pemasangan parabola Matrix, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, antara lain:

1. Memilih Tipe Parabola Matrix

Pilihlah tipe parabola yang sesuai dengan kondisi lingkungan tempat tinggal Kalian. Parabola yang ideal biasanya terbuat dari dish solid atau jaring dengan ukuran sekitar 182 cm. Ukuran ini umum digunakan dan harganya terjangkau. Kalian juga harus menambahkan LNB, baik LNB C Band maupun KU Band, serta fitur Blind scan.

2. Menyiapkan Peralatan Parabola

Kalian akan membutuhkan beberapa peralatan seperti obeng, kunci inggris, kunci pas, dan lainnya untuk merakit dan memasang komponen parabola Matrix.

3. Menentukan Lokasi Pemasangan

Dalam menentukan lokasi pemasangan parabola Matrix, pastikan tidak ada halangan seperti pohon atau bangunan yang dapat mengganggu penerimaan sinyal.

4. Memasang Dish Parabola

Ketika memasang dish, pastikan semen atau coran pada tiang sudah kering dan cukup kuat. Juga, pastikan area sekitar tempat pemasangan bebas dari kabel dan sumber listrik untuk menghindari konslet.

5. Memastikan Kekencangan Baut Parabola

Setelah semua terpasang dan sinyal telah diterima dengan maksimal, kencangkan semua baut, terutama di bagian pangkal antena, untuk memastikan posisi parabola tidak mudah berubah akibat angin.

6. Memasang LNB dan Konektor Parabola ke Receiver

Pastikan untuk memasang konektor parabola ke antena dan menghubungkan kabel receiver ke televisi. Ini penting untuk mengetahui kualitas gambar dan saluran apa saja yang dapat diterima.

7. Mengatur Satelit

Di tahap ini, Kalian akan melihat tampilan awal saluran sesuai dengan kekuatan sinyal dari LNB. Kekuatan sinyal dapat dilihat di kolom bagian bawah layar. Untuk pengguna LNB C Band, atur frekuensinya di 5150, sedangkan untuk LNB KU Band, atur di 9750 atau 10600.

8. Mengatur Sinyal

Lakukan pergerakan atau geseran pada antena parabola Matrix ke arah kiri, kanan, atas, dan bawah guna mencari posisi di mana sinyal terkuat dapat ditangkap. Selama melakukan penyesuaian ini, perhatikan secara seksama kualitas sinyal yang ditampilkan pada layar televisi Kalian.

Peralatan Yang Dibutuhkan Dalam Pemasangan Parabola Matrix

Dalam rangka mempersiapkan diri untuk memasang antena parabola Matrix, ada beberapa alat dan peralatan pendukung yang harus disiapkan. Berikut ini adalah daftarnya:

1. Antena Parabola

Yang pertama dan paling mendasar adalah antena parabola itu sendiri. Terdapat berbagai merk, tipe dish, dan ukuran yang bisa dipilih sesuai dengan preferensi dan kondisi lokasi pemasangan. Matrix merupakan salah satu merk antena parabola yang cukup populer dan banyak diminati.

2. Receiver

Receiver adalah perangkat yang berfungsi untuk menerima sinyal dari LNB dan mengolahnya menjadi tampilan pada layar televisi. Bagi Kalian yang baru pertama kali memasang parabola, disarankan untuk memilih receiver yang memiliki fitur Blindscan, yang memungkinkan pencarian saluran secara otomatis. Beberapa merek receiver yang terkenal diantaranya Matrix HD dan Venus HD.

Baca juga:  Cara Mengatur Posisi Parabola Yang Benar

3. Low Noise Block (LNB)

LNB adalah komponen penting dalam set parabola Matrix, yang berfungsi untuk menangkap sinyal dari satelit. LNB ditempatkan di bagian atas dish antena parabola. Ada berbagai merk LNB yang tersedia seperti Matrix, Unisat, Digisat, Yuri, dan lain-lain.

4. Kunci Ring

Sebagai salah satu peralatan tambahan, kunci pas digunakan dalam proses pemasangan antena parabola Matrix, khususnya untuk memasang dan mengencangkan baut. Ukuran kunci pas yang sering digunakan adalah 10, 17, dan 19.

5. Obeng

Obeng adalah alat yang juga penting dalam proses pemasangan, terutama saat memasang baut penyetel pada LNB. Pastikan Kalian memiliki obeng yang sesuai dengan ukuran baut yang akan dipasang.

6. Kompas

Kompas digunakan untuk menentukan arah mata angin, yang sangat penting dalam proses penentuan arah pemasangan antena parabola Matrix agar dapat menerima sinyal dengan maksimal.

Langkah – Langkah Cara Memasang Parabola Matrix

Setelah menyiapkan semua peralatan yang dibutuhkan dan memahami panduan tentang cara memasang parabola Matrix, langkah berikutnya adalah mengambil tindakan untuk melaksanakan pemasangan. Saat Kalian membeli parabola, komponennya biasanya terpisah-pisah dan perlu dirakit terlebih dahulu. Inilah langkah-langkah yang perlu diikuti untuk memasang parabola Matrix:

1. Pasang atau tanamkan tiang yang akan menjadi penyangga dish parabola Matrix. Pastikan tiang dipasang secara vertikal; Kalian bisa menggunakan waterpass untuk memeriksa apakah tiang sudah lurus. Pilih lokasi yang terbuka sehingga tidak ada halangan yang bisa mengganggu penerimaan sinyal.

2. Setelah tiang terpasang dengan kuat, tempatkan dan pasang dish pada dudukannya dengan posisi tegak lurus.

3. Saat dish sudah terpasang, kencangkan baut-baut penyangga tetapi jangan terlalu kencang, biarkan cukup longgar untuk memudahkan penyesuaian posisi dish selama proses pencarian sinyal (tracking).

4. Selanjutnya, pasang LNB dan konektor yang menghubungkan antena ke receiver, serta kabel dari receiver ke TV.

5. Setelah semuanya terpasang, atur parameter satelit dan cari salah satu saluran dengan sinyal terkuat sebagai referensi untuk menampilkan saluran satelit yang Kalian inginkan. Kekuatan sinyal LNB akan terlihat di bagian atas layar, sedangkan sinyal saluran akan terlihat di bagian bawah.

6. Pada tahap ini, Kalian dapat mulai mencari saluran dengan menggerakkan parabola ke kiri, kanan, atas, dan bawah untuk menemukan arah barat dan timur, yang merupakan orbit satelit, sambil memerhatikan kualitas sinyal pada layar TV.

7. Temukan posisi yang tepat untuk parabola sehingga Kalian mendapatkan sinyal terkuat, lalu kencangkan baut-baut pada pangkal antena.

8. Jika Kalian memiliki aktuator (motor penggerak), pasanglah untuk memudahkan pengendalian antena, karena pengaturan dapat dilakukan langsung dari receiver.

Baca juga:  Cara Setting Remote Receiver Parabola Matrix : Panduan Lengkap Pemula

9. Untuk melakukan pengaturan saluran, carilah menu pada receiver untuk opsi auto scan/blind scan, kemudian tunggu beberapa saat hingga semua saluran muncul.

Untuk LNB KU Band, biasanya arah konektor menghadap ke utara, tetapi terkadang mungkin menghadap ke arah lain, seperti pada saat melakukan penunjukan ke satelit Optus.

Catatan Tambahan:

Naik-turunkan LNB untuk memaksimalkan sinyal polaritas horizontal. Pastikan jarak fokus antara antena dan LNB kira-kira 36.

Putar LNB ke kiri dan kanan untuk memaksimalkan sinyal polaritas vertikal, tanpa mengubah jarak antara LNB dan antena.

Gunakan multiswitch sebagai tambahan agar Kalian dapat menampilkan satu antena parabola ke dua receiver secara bersamaan.

Cara Mencari Sinyal Parabola Mini

Selain memahami cara memasang parabola Matrix atau merk lainnya, penting juga untuk mengetahui bagaimana cara mendeteksi sinyal parabola mini. Terkadang, pada layar televisi mungkin muncul pesan “No Signal” yang mengindikasikan bahwa sinyal dari satelit tidak berhasil ditangkap oleh receiver parabola. Berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa diikuti untuk mencari sinyal parabola:

1. Mengecek Kabel Parabola

Setelah selesai dengan pemasangan parabola mini, langkah yang harus diambil selanjutnya adalah mencari sinyal parabola. Untuk memastikan kabel yang terhubung berada dalam kondisi baik, Kalian bisa mencabut konektor kabel dari bagian belakang receiver dan menghubungkannya kembali. Setelah itu, nyalakan receiver dan periksa apakah sinyal parabola berhasil ditangkap.

2. Cek LNB Parabola

Selanjutnya, periksa intensitas sinyal yang diterima oleh parabola melalui bagian pengaturan pada receiver. Intensitas sinyal yang normal biasanya berkisar antara 40% hingga 70%, meskipun Kalian belum melakukan tracking.

3. Cek Switch DiSEqC

Tak kalah pentingnya, Kalian juga perlu memeriksa Switch DiSEqC pada parabola. Jika ada kerusakan pada komponen switch, hal ini bisa menyebabkan sinyal menjadi hilang.

Untuk melakukan pengecekan, lepas LNB dari switch, lalu sambungkan langsung ke receiver dan periksa intensitas sinyalnya.

Penutup

Sebagai penutup, penting untuk memahami bahwa proses pemasangan parabola, terutama Parabola Matrix, memerlukan perhatian pada detail dan keahlian tertentu. Dengan mengikuti langkah-langkah yang telah dibahas dalam artikel ini, Kalian dapat memastikan bahwa Parabola Matrix Kalian dipasang dengan benar dan dapat menerima sinyal satelit dengan kualitas yang optimal.

Selain itu, sangat penting juga untuk memastikan bahwa peralatan yang digunakan dalam kondisi baik, dan pemasangan dilakukan di lokasi yang tepat untuk mendapatkan penerimaan sinyal terbaik. Jangan ragu juga untuk berkonsultasi dengan ahli atau teknisi berpengalaman jika Kalian menghadapi kesulitan dalam proses pemasangan.

Dengan pengetahuan yang tepat tentang Cara Memasang Parabola Matrix dan komitmen untuk melaksanakannya dengan cermat, Kalian akan dapat menikmati tayangan televisi berkualitas tinggi tanpa gangguan. Demikianlah ulasan dari bengkeltv.id mengenai Cara Memasang Parabola Matrix, semoga informasi yang telah disampaikan dapat membantu kalian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *