Kerusakan Mesin Cuci 1 Tabung

Penyebab & Cara Mengatasi Kerusakan Mesin Cuci 1 Tabung

Posted on

Bengkeltv.idPenyebab & Cara Mengatasi Kerusakan Mesin Cuci 1 Tabung. Mesin cuci kini telah banyak digunakan dan hampir semua rumah memiliki satu. Penggunaannya dapat memudahkan proses mencuci dan cukup praktis. Namun, penggunaan mesin cuci dalam jangka waktu yang lama sering mengalami masalah, seperti tidak berputar.

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan masalah ini, mulai dari cara penggunaan yang tidak tepat hingga faktor lainnya. Namun, kamu tidak perlu khawatir karena masalah ini dapat diperbaiki. Penggunaan mesin cuci dalam kehidupan sehari-hari kini sudah menjadi hal yang umum. Yuk, simak cara penggunaan mesin cuci berikut ini.

Jenis Kerusakan Mesin Cuci 1 Tabung dan Cara Mengatasinya

Ini beberapa jenis Kerusakan Mesin Cuci 1 Tabung  yang perlu diketahui:

1. Kerusakan Modul Mesin

Modul mesin cuci 1 tabung yang mengalami kerusakan sangat sulit diperbaiki. Hanya para teknisi berpengalaman yang memiliki peralatan lengkap yang dapat memperbaikinya. Ini karena umumnya modul mesin cuci 1 tabung dilapisi dengan lapisan isolator (terbuat dari silikon cair) yang menutupi berbagai komponen PCB.

Terdapat beberapa ciri-ciri modul mesin cuci rusak, antara lain:

  • Terdapat tKalian-tKalian terbakar atau gosong.
  • Retak atau pecah pada bagian luar modul.
  • Mesin mati total meskipun tegangan masuk.
  • Terdapat lubang pada lapisan isolator.
  • Lampu indikator berkedip-kedip secara acak.

Cara memperbaikinya : Kalian perlu membuka bagian modul hingga terlihat lapisan isolatornya. Jika lapisan tersebut bening, Kalian dapat memeriksa secara fisik apakah terdapat kerusakan seperti terbakar, pecah, hancur atau yang lainnya. Jika memang ada kerusakan, maka satu-satunya cara adalah dengan mengganti modul tersebut dengan yang baru.

2. Kerusakan pada Dinamo / Motor Listik

Kerusakan ini menjadi alasan utama mengapa mesin cuci Samsung 1 tabung tidak berputar. Sama seperti kerusakan modul mesin, kerusakan dinamo juga sulit diperbaiki karena susunan kabel yang rumit dan casing yang melekat sempurna.

Baca juga:  Kode Error Mesin Cuci Polytron Penyebab & Cara Mengatasinya

Penyebab kerusakan pada dinamo sangat beragam, antara lain:

  • Penggunaan yang berlebihan dalam waktu lama
  • Faktor usia sehingga dinamo sudah tua
  • Terkena tetesan air dari tabung yang bocor
  • Korsleting pada coil
  • Masalah pada gearbox dan vbelt

Cara memperbaikinya, lebih baik membeli dinamo baru daripada memperbaikinya yang belum tentu berhasil. Pastikan kapasitas dan ukurannya sesuai dengan tipe mesin cuci yang dimiliki.

3. Kerusakan pada Spin Mesin Cuci

Spin adalah komponen yang digunakan untuk mengeringkan pakaian setelah dicuci. Proses pengeringan pada mesin cuci 1 tabung dilakukan dalam tabung yang sama, tidak terpisah seperti pada mesin cuci 2 tabung.

Dalam hal ini, motor listrik yang digunakan sama sehingga sering mengakibatkan pemakaian yang berlebihan dan membuat mesin cepat aus dan rusak.

Selain itu, ada banyak komponen yang dapat menyebabkan kerusakan pada spin mesin cuci 1 tabung, seperti:

  • Kapasitor
  • Vbelt
  • Motor wash
  • Drain pump
  • Gearbox

Cara memperbaikinya, periksa masing-masing komponen di atas apakah ada yang rusak atau tidak. Jika ada, gantilah dengan komponen baru. Namun, jika memungkinkan untuk diperbaiki, cobalah untuk memperbaikinya terlebih dahulu.

4. Kerusakan Sensor Water Pressure

Sensor tekanan air atau yang juga dikenal sebagai water level pressure switch adalah komponen mesin cuci yang berfungsi sebagai sensor untuk menentukan apakah kebutuhan air sudah cukup atau belum.

Cara kerjanya adalah dengan memanfaatkan kapasitas tekanan udara yang mengalir dari tabung ke sensor tekanan air.

Kerusakan pada mesin cuci 1 tabung ini akan menyebabkan kendala seperti:

  • Mesin cuci tidak dapat berputar
  • Air meluber berlebihan meskipun sudah penuh

Cara memperbaikinya, periksa komponen sensor tekanan air apakah mengalami kendala atau tidak. Jika ada kendala pada tabung atau selangnya, gantilah dengan yang baru karena komponen ini sulit diperbaiki.

Tips Merawat Mesin Cuci Satu Tabung

Berikut adalah beberapa tips untuk merawat mesin cuci satu tabung

1. Hindari meletakkan mesin cuci di tempat yang lembap

Pastikan mesin cuci satu tabung tidak ditempatkan di ruangan yang lembap karena dapat mempercepat kerusakan mesin. Selain itu, tempat yang tertutup dan minim sirkulasi udara juga tidak dianjurkan karena dapat mempengaruhi suhu mesin. Sebaiknya letakkan mesin cuci, baik satu atau dua tabung, di tempat yang sesuai.

2. Sesuaikan dengan kapasitasnya

Jangan memasukkan terlalu banyak pakaian ke dalam mesin cuci satu tabung. Tindakan tersebut dapat berakibat buruk karena mesin cuci tidak akan berkinerja optimal dan pakaian tidak akan tercuci dengan baik karena kotoran tidak dapat terhilangkan sepenuhnya. Pastikan untuk memperhatikan kapasitas maksimal mesin cuci agar hasil cucian menjadi lebih baik.

Baca juga:  Mengenal Lebih Dekat Komponen Mesin Cuci 1 Tabung

3. Hindari menyimpan pakaian terlalu lama di dalamnya

Jangan menyimpan pakaian terlalu lama di dalam mesin cuci satu tabung karena dapat menimbulkan bau yang tidak sedap.

Bau tersebut dapat menyebar ke pakaian, baik yang masih basah maupun yang sudah kering. Pastikan untuk segera mengeluarkan pakaian dari mesin cuci setelah selesai dicuci, ya Sahabat.

4. Sesuaikan pengaturan mesin cuci berdasarkan jenis pakaian

Perawatan mesin cuci satu tabung dapat dilakukan dengan menyesuaikan pengaturan mesin cuci sesuai dengan jenis pakaian yang akan dicuci. Pakaian dengan bahan kasar tentu membutuhkan pengaturan yang berbeda dengan pakaian yang terbuat dari bahan katun atau bahan yang lebih lembut.

Dengan menyesuaikan pengaturan pencucian sesuai dengan jenis pakaian, maka kualitas pakaian dapat terjaga dan mesin cuci satu tabung dapat lebih awet.

5. Cabut colokan mesin cuci setelah digunakan

Beberapa pengguna mungkin membiarkan colokan mesin cuci satu tabung tetap tersambung dengan sumber listrik. Namun, kebiasaan tersebut sama-sama berbahaya karena voltase peralatan elektronik dapat menjadi tidak stabil saat terjadi pemadaman listrik dan dapat menyebabkan korsleting. Untuk menghindari kemungkinan buruk tersebut, pastikan untuk mencabut colokan mesin cuci setelah selesai digunakan.

6. Lindungi bagian vital mesin cuci

Jaga bagian-bagian vital mesin cuci satu tabung seperti panel kontrol dan modul PCB dari air, deterjen, atau busa sabun. Jika terkena cairan tersebut, segera bersihkan dengan lap kering untuk mencegah kerusakan atau korsleting pada mesin cuci. Hal ini penting dilakukan untuk menjaga keawetan mesin cuci.

7. Hindari matikan paksa timer mesin cuci

Mesin cuci satu tabung, terutama yang jenis top loading, umumnya dilengkapi dengan timer otomatis. Namun, pastikan untuk tidak mematikan timer secara paksa, terutama ketika mesin cuci masih dalam proses mencuci. Mematikan timer secara paksa dapat merusak sistem mesin cuci dan menyulitkan pengguna jika ingin mencuci dengan mode otomatis.

8. Buka penutup mesin cuci setelah digunakan

Mesin cuci satu tabung umumnya dilengkapi dengan fitur dan sistem otomatis yang canggih. Selain melakukan perawatan, penting bagi Sahabat untuk membuka penutup mesin cuci setelah selesai digunakan. Tindakan ini dapat menghentikan kerja mesin cuci secara sempurna dan mencegah boros listrik akibat posisi stand-by yang ditinggalkan oleh sebagian pengguna.

Selain itu, mesin cuci juga dapat terus bekerja dan memanas dengan cepat dalam posisi stand-by. Dengan membuka penutup mesin cuci, Sahabat dapat mengingatkan diri untuk memeriksa kondisi mesin cuci setelah digunakan.

9. Cara merawat mesin cuci satu tabung top loading

Mesin cuci satu tabung seri top loading memiliki pintu di bagian atas dan seluruh sistem pengaturannya terletak di bagian atas juga. Untuk merawatnya, hindari air, deterjen, atau benda berbahaya lainnya agar tidak mengenai tombol-tombol mesin cuci.

Baca juga:  Kode Error Mesin Cuci Aqua : Penyebab & Cara Memperbaiki

Setelah selesai digunakan, Sahabat dapat melindungi bagian penutup mesin cuci top loading dengan menutupnya menggunakan kardus atau kain tebal yang kering. Hal ini dapat membantu melindungi mesin cuci dari kerusakan atau pengaruh buruk yang dapat merusaknya.

Dengan merawat mesin cuci satu tabung dengan baik, Kalian dapat memperpanjang masa pakainya dan menjaga kinerjanya tetap maksimal.

Cara Membersihkan Mesin Cuci Satu Tabung

Membersihkan mesin cuci tidaklah sulit. Berikut adalah langkah-langkah yang perlu diikuti beserta bahan-bahan yang dibutuhkan: cuka putih atau cairan pemutih, bubuk baking soda atau soda kue, sikat gigi bekas, dan kain mikrofiber.

Berikut adalah cara membersihkan mesin cuci satu tabung:

  1. Siapkan mesin cuci.
  2. Buka tutup mesin cuci dan saat tabung terisi, tambahkan satu liter cuka putih atau pemutih.
  3. Tutup penutup mesin cuci dan biarkan berputar selama sekitar satu menit. Setelah itu, buka tutup mesin cuci dan biarkan air dan cuka meresap ke tabung selama satu jam.
  4. Bersihkan sudut dan celah di bawah tutupnya. Rendam dan gosok bagian yang dapat dilepas seperti kotak deterjen dan pelembut kain. Keringkan secara menyeluruh. Gunakan sikat gigi bekas untuk membersihkan bagian atas agitator dan area yang sulit dijangkau di bawah tutup dan di sekitar tepi tabung mesin cuci.
  5. Bersihkan bagian atas mesin cuci, tombol, dan konsol dengan larutan cuka.
  6. Jalankan siklus pencucian lagi dengan air panas dan tambahkan secangkir baking soda di dalamnya untuk menetralkan cuka serta membantu membersihkan residu yang terlepas dan tertinggal pada siklus pertama.
  7. Ulangi langkah ke-2 hingga ke-6 dengan larutan cuka untuk menghilangkan residu terakhir pada mesin cuci satu tabung.

Itulah cara membersihkan mesin cuci satu tabung yang dapat dilakukan dengan mudah di rumah.

Baca Juga :

Penutup

Demikianlah ulasan dari bengkeltv.id mengenai Kerusakan Mesin Cuci 1 Tabung. Semoga informasi yang telah disampaikan dapat membantu kalian dalam mengatasi masalah kerusakan pada mesin cuci 1 tabung. Jangan lupa untuk selalu memperhatikan perawatan dan penggunaan yang tepat pada mesin cuci agar dapat digunakan dengan baik dan awet. Terima kasih telah membaca artikel ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *