Kode Warna Resistor

Kode Warna Resistor : Cara Membaca dan Menghitung Nilainya

Posted on

Bengkeltv.id Kode Warna Resistor : Cara Membaca dan Menghitung Nilainya. Resistor adalah salah satu komponen elektronik yang paling umum dan paling penting. Resistor digunakan untuk membatasi arus listrik dalam sebuah rangkaian elektronik. Resistor juga digunakan untuk mengubah nilai tegangan atau arus dalam sebuah rangkaian.

Resistor sering kali digunakan pada rangkaian elektronik, seperti pada alat pengukur, lampu, peralatan komunikasi, dan banyak lagi.

Untuk membaca nilai resistor, kamu harus melihat kode warna pada tubuhnya. Setiap garis warna pada resistor memiliki arti yang berbeda dan membantu kita untuk menentukan nilai resistor. Mari kita bahas secara detail tentang kode warna resistor.

Kode Warna Resistor dan Fungsinya

Kode Warna Resistor

Adapun kode warna resistor sesuai besarannya adalah:

  • Kode warna resistor 100 ohm
  • Kode warna resistor 10k
  • Kode warna resistor 1k
  • Kode warna resistor 2k2
  • Kode warna resistor 1 ohm

Tidak semua alat elektronik memiliki batas kemampuan yang sama meskipun memiliki tingkat besaran yang setara. Oleh karena itu, kode warna resistor yang digunakan pun tidaklah sama.
Setiap alat memiliki daya dan batas kemampuan tersendiri, sehingga hanya dapat dioperasikan berdasarkan batas maksimalnya masing-masing. Kode warna resistor memiliki peran penting dalam menunjukkan batas tahanan maksimal yang terdapat pada alat tersebut.

Pada resistor, semakin kecil nilai toleransi yang dimilikinya, semakin baik. Hal ini berarti semakin kecil nilai resistor yang dimiliki, maka tahanannya akan semakin mendekati nilai aslinya.

Untuk mengetahui tegangan yang terdapat pada sebuah alat, kita perlu mengetahui arti kode warna resistor yang terdapat pada gelangnya.

Kode warna pada gelang resistor menjadi nilai penentu besaran sebuah resistor dan menunjukkan seberapa besar nilai hambatan atau tahanan yang terdapat pada alat tersebut.
Oleh karena itu, memahami kode warna resistor adalah hal yang penting dalam dunia elektronik dan membantu dalam menentukan nilai resistor yang tepat untuk suatu rangkaian elektronik.

Gambar Tabel Warna Resistor

Kode Warna Resistor

Kode warna resistor memiliki peranan penting dalam menunjukkan seberapa besar tahanan yang dapat dihasilkan oleh sebuah alat.

Cara termudah untuk melihat kode warna pada resistor adalah dengan memeriksa warna gelang resistor yang melingkarinya. Namun, pemetaan kode warna resistor sendiri terbilang sangat banyak, seperti pada kode warna resistor 4 gelang, 5 gelang, 6 gelang, dan seterusnya.

Baca juga:  Perbedaan Resistor dan Kapasitor Secara Lengkap

Untuk membaca kode warna resistor yang berbeda, kalian dapat melihat tabel warna resistor yang tersedia.

Pada tabel tersebut, terdapat kode kalkulator resistor beserta warnanya. kalian hanya perlu mencocokan warna gelang resistor yang melingkari dengan data pada tabel warna resistor.

Namun, jika terdapat perbedaan pada kode warna resistor, maka cara membacanya harus disesuaikan dengan jenis kode warna yang digunakan.

Penting bagi kita untuk memahami setiap kode warna resistor yang ada agar dapat membaca nilai resistor dengan benar. Dengan memahami kode warna resistor, kita dapat mengetahui tahanan resistor dengan akurat dan memilih nilai resistor yang tepat untuk rangkaian elektronik yang dibuat.

Cara Membaca Resistor

Kode Warna Resistor

Berikut beberapa contoh cara membaca resistor melalui gelang warna.

1. Membaca Kode Warna Resistor 4 Gelang

Kode Warna Resistor

Jika kalian menemukan resistor yang memiliki 4 warna gelang, ada beberapa petunjuk penting yang harus diperhatikan saat membacanya.

Dalam membaca kode warna resistor 4 gelang, setiap warna memiliki arti masing-masing dan harus dibaca secara berurutan. Penting bagi kita untuk memahami arti setiap warna gelang resistor agar dapat membaca nilai resistor dengan benar dan akurat.

Cara membaca resistor 4 gelang warna adalah:

  • Pada gelang warna resistor, gelang pertama fungsinya untuk menunjukan seberapa besar nilai tahanan dari alat tersebut.
  • Kemudian warna gelang kedua berguna untuk menunjukkan nilai tahanan yang kedua.
  • Faktor pengali akan ditunjukkan pada gelang resistor ketiga.
  • Sedangkan untuk gelang warna resistor ke empat adalah simbol dari nilai toleransi alat tersebut.

2. Membaca Kode Warna Resistor 5 Gelang

Kode Warna Resistor

Jika kalian menemukan resistor yang menggunakan 5 gelang warna, ada beberapa tips penting yang harus diperhatikan dalam membaca kode warna resistor tersebut. Setiap warna pada gelang resistor memiliki arti masing-masing dan harus dibaca secara berurutan.

Penting bagi kita untuk memahami arti setiap warna gelang resistor agar dapat membaca nilai resistor dengan benar dan akurat. Simak beberapa tips membaca kode warna resistor 5 gelang di bawah ini.

Adapun cara membaca resistor 5 gelang warna adalah:

  • Untuk resistor yang mempunyai 5 gelang warna, maka nilai tahanan atau resistensinya bisa dilihat dari acuan gelang resistor yang pertama, kedua dan gelang ketiga.
  • Faktor pengali nantinya akan ditunjukkan pada warna gelang resistor yang keempat.
  • Sedangkan toleransi dari alat tersebut akan ditunjukkan oleh warna resistor pada gelang kelima.

3. Membaca Kode Warna Resistor 6 Gelang

Kode Warna Resistor

Bagi kalian yang perlu membaca kode warna resistor dengan enam gelang, terdapat beberapa cara yang dapat digunakan. Setiap warna pada gelang resistor memiliki arti masing-masing dan harus dibaca secara berurutan.

Baca juga:  Panduan Lengkap Ukuran Resistor Untuk Lampu LED 220V Tegangan AC

Penting bagi kita untuk memahami arti setiap warna gelang resistor agar dapat membaca nilai resistor dengan benar dan akurat. Berikut adalah beberapa cara membaca kode warna resistor enam gelang yang dapat kalian gunakan.

Cara membaca resistor 6 warna gelang adalah:

  • Pada jenis resistor ini, nilai resistansi ditunjukan pada warna gelang pertama, kedua dan juga ketiga.
  • Kemudian faktor penggali ditunjukkan oleh gelang ke empat.
  • Toleransi dari alat tersebut ada pada warna gelang ke lima.
  • Sedangkan untuk melihat tingkat koefisien suhu, kalian bisa memeriksanya pada gelang ke enam di gelang resistor.

Cara Menghitung Resistor

Kode Warna Resistor

Dari pembahasan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa resistansi dari kode warna resistor 10 ohm dan kode warna resistor 100k tentunya tidak sama. Nilai resistansi pada sebuah alat dapat ditunjukkan dengan dua cara, yaitu melalui lambang kode angka dan kode warna pada gelang resistor.

Penting bagi kita untuk memahami kedua cara tersebut agar dapat membaca nilai resistansi pada sebuah resistor dengan benar dan akurat.

Untuk mengetahui cara menghitung kode warna resistor, berikut adalah tabel yang dapat dijadikan acuan. Tabel ini sangat penting bagi kita dalam membaca nilai resistansi pada sebuah resistor dengan benar dan akurat. Mari simak tabel berikut.

Kode warnaAngka- 1Angka- 2Faktor PengaliToleransi
Hitam0010°
Coklat1110¹± 1%
Merah2210²± 2%
Oranye3310³
Kuning4410⁴
Hijau55105
Biru66106
Ungu77107
Abu-abu88108
Putih99109
Emas0.1± 5%
Perak0.01± 10%
Tak Berwarna± 20%

Dari tabel kode warna resistor tersebut, kalian dapat mengetahui besaran nilai resistor berdasarkan gelang warna yang melingkarinya.

Untuk pembahasan lebih jelasnya mari perhatikan contoh soal dan cara menghitung kode warna resistor di bawah ini:

1. Cara Menghitung Nilai Resistor 4 Warna

Terdapat sebuah resistor dengan 4 gelang warna yang memiliki spesifikasi sebagai berikut: gelang pertama berwarna cokelat, gelang kedua berwarna hitam, gelang ketiga berwarna hijau, dan gelang keempat berwarna perak.

Lalu berapa kira-kira nilai resistor dari alat tersebut ?

Diketahui :

  • Nilai resistor gelang pertama berwarna cokelat adalah 1.
  • Nilai resistor gelang kedua dengan warna hitam adalah 0.
  • Gelang resistor ketiga adalah hijau nilainya 5 nol dibelakang angka kedua.
  • Gelang resistor ke empat berwarna perak artinya memiliki toleransi 10 %
Baca juga:  Apa Itu Megger Test : Pengertian, Fungsi, dan Prinsip Kerja

2. Cara Menghitung Nilai Resistor 5 Warna

Kode Warna Resistor

Terdapat sebuah gambar yang menampilkan resistor dengan 5 gelang dan dilengkapi dengan kode warnanya. Agar dapat membaca resistor pada gambar tersebut, berikut adalah beberapa langkah yang perlu diperhatikan:

  • Gelang ke-1 warna cokelat nilai resistornya adalah 1
  • Gelang ke-2 warna hitam nilai resistornya adalah 0
  • Gelang ke-3 warna hijau nilai resistornya adalah 5
  • Gelang ke-4 warna hijau nilai resistornya adalah 5 nol dibelakang angka 2 atau dikalikan 1055
  • Gelang 5 warna perak nilai resistornya adalah toleransi 10 %
  • Jadi, untuk menghitung nilai resistor kalian dapat menggunakan cara sebagai berikut :
  • 105×105 (pangkat 5)= 10.500.000 Ohm atau 10,5 M Ohm dan toleransinya adalah 10 %.

3. Cara Menghitung Nilai Resistor Kode Angka

Tidak hanya melalui kode warna pada gelang resistor, nilai hambatan juga dapat diwakili dengan kode angka pada beberapa jenis resistor.

Oleh karena itu, pada beberapa resistor terdapat simbol angka yang merepresentasikan nilai hambatan di dalamnya.

Untuk memudahkan kalian dalam membaca nilai resistensi pada resistor, berikut ini terdapat contoh gambar resistor dengan kode angka. Setelah melihat contoh tersebut, berikut adalah cara menghitung nilai resistensinya.

Adapun cara membaca dan menghitung nilai resistor tersebut adalah:

  • Angka pertama adalah tahanan atau resistensi nilainya adalah 4
  • Angka ke-dua juga menunjukkan nilai tahanan dan nilainya adalah 7
  • Angka ke-tiga yaitu jumlah nol dibelakang angka kedua, nilainya adalah 10³
  • Jadi, nilai resistensi dari alat tersebut adalah 47×1000 = 47.000 Ohm atau 47 K Ohm.

Kesimpulan

Resistor merupakan salah satu komponen penting dalam dunia elektronika yang banyak digunakan. Ada dua cara untuk membaca nilai hambatan pada resistor, yaitu melalui kode warna pada gelang atau kode angka pada beberapa jenis resistor.

Namun, cara yang paling umum digunakan adalah melalui kode warna resistor. Setiap gelang warna pada resistor memiliki makna dan nilai yang berbeda dalam menentukan nilai resistansi sebuah resistor.

Oleh karena itu, pemahaman tentang kode warna resistor sangat penting agar dapat membaca nilai resistansi dengan benar.

Dengan memahami kode warna resistor, kalian akan lebih mudah melakukan perhitungan dan penggunaan resistor dalam rangkaian elektronika.

Mari terus belajar dan meningkatkan pemahaman mengenai komponen resistor dan kode warnanya. Demikianlah ulasan dari bengkeltv.id mengenai Kode Warna Resistor, semoga artikel ini bermanfaat bagi kalian. Terima kasih telah membaca artikel kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *