Penyebab AC Mati Sendiri

Penyebab AC Mati Sendiri dan Bagaimana Cara Mengatasinya

Posted on

Bengkeltv.idPenyebab AC Mati Sendiri dan Bagaimana Cara Mengatasinya. Jika Kalian adalah salah satu dari jutaan orang yang tinggal di daerah tropis seperti Indonesia, Kalian tentu mengerti betapa pentingnya memiliki AC yang berfungsi dengan baik di rumah Kalian . Dengan suhu udara yang sering kali sangat panas dan lembab, AC dapat membantu menjaga suhu di dalam rumah Kalian agar tetap sejuk dan nyaman. Namun, terkadang AC Kalian tiba-tiba mati sendiri, tanpa ada tKalian -tKalian sebelumnya.

Jika Kalian mengalami masalah seperti ini, jangan khawatir karena dalam artikel ini, kami akan membahas tentang penyebab AC Mati Sendiri, bagaimana cara memperbaikinya, dan cara menghindarinya. Mari kita mulai!

Mengenai AC

AC adalah sebuah mesin yang diciptakan untuk mengatur suhu dan kelembapan udara dalam sebuah ruangan. Mesin ini dapat digunakan untuk mendinginkan atau memanaskan ruangan, tergantung pada kebutuhan penggunanya. Meskipun AC sering disebut sebagai pendingin udara karena kebanyakan digunakan untuk menyejukkan ruangan, sebenarnya fungsi utama AC adalah untuk menstabilkan suhu dan kelembapan udara.

Meskipun konsep pendingin udara telah dikenal sejak abad pertengahan oleh masyarakat Romawi Kuno dan Persia, AC sebagai produk teknologi modern pertama kali ditemukan oleh Willis Haviland Carrier pada tahun 1902. AC buatan Carrier merupakan AC modern berskala besar yang menggunakan energi listrik.

Penyebab AC Mati Sendiri Secara Tiba-Tiba

Pada umumnya, masalah pada AC seperti ini dapat diperbaiki dengan mudah. Berikut beberapa Penyebab AC Mati Sendiri:

Baca juga:  Cara Pasang AC Sendiri dengan Mudah

1. Freon AC Bocor

Freon (Refrigerant) adalah gas atau senyawa yang menjadi bagian penting pada AC, berfungsi untuk menyerap panas dan mengubahnya menjadi udara dingin yang disalurkan ke dalam ruangan rumah.

AC yang hidup dan mati sendiri dalam waktu yang singkat bisa disebabkan oleh kebocoran pada freon. Jika freon semakin berkurang, maka kompresor akan mati secara otomatis karena tekanan yang rendah.

Ketika kompresor mati, tekanan akan naik kembali yang berarti AC akan menyala lagi, begitu seterusnya sampai masalah kebocoran pada freon diatasi.

2. Masalah Thermostat

Meskipun thermostat berukuran kecil dan terlihat seperti komponen yang tidak terlalu penting, komponen ini berfungsi untuk mengontrol suhu AC pada rumah. Penting untuk memastikan thermostat dalam keadaan baik.

Jika thermostat menampilkan informasi yang keliru dan suhu yang tidak sesuai, bisa jadi ini menjadi salah satu penyebab AC mati sendiri. Jika layar thermostat memudar atau tidak menampilkan apa-apa, kemungkinan daya baterai thermostat berkurang. Hal ini dapat menyebabkan masalah Short Cycling (siklus pendek) yang terjadi berulang-ulang pada AC Kalian .

3. Filter Udara Kotor

Filter udara yang tersumbat bisa menyebabkan berbagai masalah pada AC Kalian . Filter udara yang kotor akan membatasi aliran udara ke sistem AC Kalian dan bisa menyebabkan beberapa masalah, termasuk sering mati sendiri.

4. Kondensor Kotor

Jika Kalian belum pernah membersihkan AC dalam waktu yang lama, kemungkinan besar ada banyak kotoran atau debu di dalamnya yang membuat unit kondensor menjadi kotor. Kondensor terletak di dalam unit AC indoor, berfungsi untuk menyerap udara panas di dalam ruangan. Jika komponen ini tersumbat karena terlalu banyak kotoran, bisa menyebabkan sistem AC Kalian overheat dan sering mati sendiri.

5. Modul AC Error

Modul AC error bisa disebabkan karena tegangan tinggi atau voltase listrik yang tidak stabil atau konsleting pada modul dengan jalur on-off. Meskipun hal ini jarang terjadi, Kalian dapat mencegahnya dengan memasang stabilizer untuk AC tersebut agar tegangan listrik stabil di angka 220V.

Baca juga:  Cara Mengatasi Error EC Pada AC Midea : Tips Lengkap

6. Kompresor Bermasalah

Jika kompresor AC Kalian rusak, tidak berfungsi atau terlalu panas, dapat menyebabkan masalah pada AC, seperti hidup sebentar lalu mati lagi, baik itu lampu timer kedap-kedip ataupun tidak.

7. Penempatan Thermostat yang Salah

Thermostat akan mengukur suhu udara di sekitar ruangan rumah Kalian untuk menentukan kapan harus menyalakan dan mematikan AC.

Ternyata, penempatan komponen ini tidak boleh sembarangan dan banyak orang yang mengabaikan hal ini, seperti menempatkannya pada ruangan dengan suhu yang panas, misalnya di kamar mandi atau dapur.

8. Timer AC yang Aktif

Hampir semua jenis AC dilengkapi dengan fitur timer yang berfungsi untuk mengatur waktu hidup dan matinya AC menggunakan remote.

Fitur timer seringkali digunakan pada malam hari, terutama ketika ingin tidur, untuk menghindari AC yang menyala terlalu lama yang akan menghabiskan energi.

Namun, dalam beberapa kasus, banyak pengguna AC yang tidak sengaja menekan tombol timer dan akhirnya menyebabkan AC mati dan hidup sendiri dalam beberapa menit dengan posisi lampu timer yang berkedip.

9. Kapasitor Bermasalah

Kapasitor pada AC umumnya berfungsi sebagai start atau memasok energi awal yang dibutuhkan agar AC dapat menyala. Ketika komponen ini bermasalah, daya atau energi yang masuk ke AC menjadi tidak stabil dan menyebabkan AC sering mati tiba-tiba lalu menyala lagi.

10. Evaporator Beku

Masalah freon yang bocor juga berkaitan dengan evaporator yang bisa membeku. Ketika freon bocor, ada kemungkinan evaporator akan membeku. Jika hal seperti itu terjadi, terkadang unit AC outdoor akan mati selama es mencair dan kemudian menyala lagi.

Cara Mengatasi AC Mati Sendiri

Setelah mengetahui Penyebab AC Mati Sendiri, Kalian dapat memperbaiki masalah AC yang mati sendiri dengan mudah. Berikut beberapa cara yang bisa dicoba:

1. Bersihkan Filter Udara

Buka dan bersihkan filter udara dengan kompresor angin atau sikat secara perlahan. Jika ada masalah pada filter tersebut, disarankan untuk menggantinya dengan yang baru.

Baca juga:  Kelebihan Dan Kekurangan AC TCL Terlengkap

2. Isi Ulang Freon

Jika freon pada AC sudah habis, panggil teknisi AC untuk mengisi ulang dan memperbaiki kebocoran pada freon.

3. Periksa Thermostat

Pastikan baterai thermostat tidak bermasalah. Jika baterai sudah habis atau lemah, ganti baterainya. Letakkan thermostat pada ruangan dengan suhu yang tidak terlalu panas dan tidak terkena sinar matahari langsung.

4. Bersihkan Kondensor AC

Lakukan pemeliharaan rutin pada AC, termasuk membersihkan filter udara, evaporator, atau kondensor yang kotor. Bersihkan kipas angin AC untuk mencegah AC mati sendiri.

5. Matikan Timer AC

Matikan fitur timer AC jika sering menyebabkan AC mati sendiri. Caranya bisa dilakukan dengan menggunakan remote.

6. Periksa Switch Indoor

Untuk AC keluaran lama, switch indoor yang rusak dapat menyebabkan AC mati sendiri. Kalian dapat memperbaikinya dengan melangsungkan switch tersebut (jumper) dengan cara disolder. Namun, tombol switch indoor tidak akan berfungsi lagi.

Baca Juga :

Penutup

Dalam artikel ini, kita telah membahas beberapa penyebab umum mengapa AC bisa mati sendiri. Beberapa di antaranya termasuk masalah listrik, termostat yang rusak, filter yang kotor, dan masalah pada motor atau kompresor AC. Jika AC Kalian terus mati sendiri, sangat penting untuk memanggil teknisi profesional untuk memeriksanya dan memperbaikinya dengan benar.

Mengabaikan masalah ini bisa menyebabkan kerusakan lebih lanjut pada sistem AC Kalian dan menyebabkan biaya perbaikan yang lebih besar di masa depan. Selalu pastikan untuk merawat dan memelihara AC Kalian dengan baik untuk mencegah masalah seperti ini terjadi di kemudian hari.

Demikianlah ulasan dari bengkeltv.id mengenai Penyebab AC Mati Sendiri, semoga informasi yang telah disampaikan dapat membantu kalian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *