Penyebab Kualitas Sinyal Parabola 0

Penyebab Kualitas Sinyal Parabola 0 & Cara Mengatasinya Lengkap

Posted on

Bengkeltv.idPenyebab Kualitas Sinyal Parabola 0 & Cara Mengatasinya Lengkap. Mungkin kita semua pernah merasakan betapa frustrasinya ketika tengah menikmati tontonan favorit di televisi dan tiba-tiba gambar berubah menjadi keruh atau bahkan hilang sama sekali. Masalah ini seringkali disebabkan oleh kualitas sinyal parabola yang buruk atau bahkan mencapai angka 0.

Namun, apa sebenarnya yang menjadi Penyebab Kualitas Sinyal Parabola 0 hingga membuat tontonan kita terganggu? Apakah faktor cuaca, posisi antena, atau ada hal lain yang mempengaruhinya? Artikel ini akan mengulas secara mendalam beberapa faktor utama yang menjadi penyebab kualitas sinyal parabola mencapai 0 dan bagaimana kita dapat mengatasinya. Mari kita mulai pembahasan ini dan temukan jawabannya.

Mengenai Antena Parabola

Antena parabola merupakan alat yang bertugas menangkap sinyal dari satelit, dan secara fisik berpenampilan menyerupai payung yang dilengkapi dengan elemen sentral berupa LNB.

LNB memiliki peran dalam menangkap sinyal yang dipantulkan oleh bagian parabola, atau yang dikenal juga sebagai dish. Berdasarkan format dish-nya, parabola dibedakan menjadi dua jenis, yaitu jaring dan solid.

Dalam hal sistem penangkapan, parabola dikelompokkan menjadi dua jenis, yakni C Band dan KU Band. Parabola C Band menawarkan stabilitas sinyal yang lebih unggul dan dapat diKalianlkan dalam situasi cuaca ekstrem seperti hujan dan angin, sementara parabola KU Band cenderung memiliki kualitas sinyal yang berkurang saat cuaca buruk.

Alasan penggunaan parabola umumnya dikarenakan lokasi hunian yang berada jauh dari pemancar stasiun televisi yang menggunakan sistem VHF dan UHF, serta keinginan untuk menikmati siaran dari saluran internasional. Dibandingkan dengan hanya memakai antena TV konvensional, parabola dapat menghasilkan kualitas sinyal yang jauh lebih baik.

Baca juga:  Cara Mengubah Parabola Menjadi Antena UHF : Panduan Lengkap

Penyebab Kualitas Sinyal Parabola 0

Terdapat saat-saat ketika seseorang merasa bingung mengenai cara memperbaiki parabola yang sinyalnya tidak stabil. Walaupun mereka melihat intensitas sinyal mencapai 60-70%, kualitas sinyal justru tetap 0%. Pertanyaan mereka biasanya, mengapa kualitas sinyal tidak bergerak saat mereka mencoba melakukan tracking?

Ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan ketika menghadapi masalah stabilitas parabola. Salah satunya adalah kerusakan pada bagian parabola seperti switch atau LNB.

Namun, pada beberapa model receiver, meskipun komponen parabola mengalami kerusakan, intensitas sinyal tetap menunjukkan angka 23%. Bahkan ketika kabel tidak terkoneksi ke parabola, receiver masih menunjukkan adanya intensitas sinyal.

Maka dari itu, diperlukan analisis yang lebih rinci untuk mencari tahu penyebab ketidakstabilan sinyal ini. Inilah yang kadang membuat saya bingung saat menggunakan receiver LG-SAT dalam mencari penyebab kerusakan pada parabola.

Pada sejumlah receiver, ketika intensitas sinyal kosong, jelas sekali bahwa receiver tidak tersambung dengan komponen parabola, baik melalui switch atau hanya dengan satu LNB.

Namun, ketika menggunakan receiver LG-SAT 101, menentukan apakah receiver telah terhubung dengan parabola atau belum menjadi cukup sulit, karena hal ini tidak terdeteksi dengan mudah. Pemahaman terhadap detail semacam ini sangat penting bagi mereka yang sedang berupaya memperbaiki kualitas sinyal.

Tanpa memahami hal ini, usaha tracking dengan berbagai perubahan posisi dish bisa jadi sia-sia jika ternyata receiver tidak terhubung dengan komponen parabola.

Meskipun tampak sangat dasar, pemahaman ini sangat penting dalam menjamin keberhasilan dalam mencari sinyal parabola secara independen.

Strategi dasar dalam mencari sinyal adalah dengan melakukan lock pada frekuensi terkini, kemudian menggunakan monitor untuk memantau kualitas sinyal yang diterima. Jika tidak melakukan hal tersebut, kemungkinan akan mengalami kegagalan dalam mencari kualitas sinyal.

Baca juga:  Cara Setting Receiver Transvision Paling Mudah

Ada kalanya, orang lupa memperhatikan frekuensi terbaru dari transponder tertentu saat mencoba men-lock satelit. Mereka hanya fokus pada pengaturan tanpa mencari informasi lebih mendalam tentang satelit yang dituju. Sedangkan frekuensi tersebut bisa saja sudah berubah. Ini tentu akan mengakibatkan usaha mencari satelit gagal.

Sebagai ilustrasi, saat mencari RCTI, MNCTV, dan Global TV di satelit Palapa D, namun tidak mendapatkan sinyal sama sekali di receiver. Tanpa mengetahui apa yang terjadi, biasanya orang akan terus melakukan tracking pada parabola, bahkan bisa sepanjang hari, namun tetap tidak menemukan sinyal.

Hal ini bisa diatasi jika mereka sudah tahu apa yang harus dilakukan, misalnya dengan menggunakan receiver K-Vision atau yang sejenis. Pengetahuan dasar sangat penting dalam menentukan keberhasilan mencari kualitas sinyal. Walaupun ada banyak peluang untuk sukses berdasarkan pengalaman, tidak sebaiknya terlalu mengKalianlkan internet sebagai jalan keluar instan. Kondisi di lapangan bisa jadi berbeda.

Hal – Hal Yang Menyebabkan Parabola Tidak Ada Sinyal

Instalasi parabola di area terbuka membuatnya rentan terhadap kerusakan dan kehilangan sinyal, seperti hilangnya beberapa channel dan masalah lainnya. Berikut ini adalah beberapa penyebab utama mengapa kualitas sinyal parabola bisa mencapai 0 :

  • Receiver tidak tersambung dengan LNB.
  • Switch atau Dseg tidak berfungsi.
  • LNB rusak atau tidak beroperasi.
  • Kerusakan pada receiver.
  • Kesalahan dalam proses pemrograman.
  • Terjadi perubahan pada frekuensi.

Cara Mengatasi Sinyal Parabola 0

Langkah awal yang dapat diambil ketika TV parabola Kalian mengalami gangguan sinyal adalah dengan memeriksa intensitas dan kualitas sinyal. Biasanya, saat sinyal tiba-tiba hilang, intensitas sinyal akan turun ke angka 60% dan kualitas sinyal menjadi 0%.

Untuk mengecek kekuatan sinyal pada TV parabola, Kalian tidak membutuhkan perangkat khusus. Yang diperlukan hanyalah menekan tombol pada remote receiver Kalian. Mengingat banyak orang yang belum tahu bagaimana cara melakukannya, kami akan memberikan panduan untuk mengecek kekuatan sinyal pada TV parabola Kalian.

Baca juga:  Cara Memperbaiki Receiver Restart Terus : Solusi Ampuhnya

  • Memahami kekuatan sinyal pada parabola sangatlah mudah. Kalian hanya perlu menekan tombol Info yang ada pada remote. Untuk contoh, kami menggunakan Receiver Nex Parabola Hijau Garuda G1.
  • Tombol Info pada remote biasanya terletak di bagian bawah, berwarna kuning dan memiliki simbol “i”. Setelah Kalian menekan tombol ini, beberapa informasi penting akan ditampilkan, termasuk informasi mengenai sinyal.
  • Dalam menu Info, Kalian akan menemukan berbagai informasi penting seperti Siaran, Satelit, SW Version, Intensitas Sinyal, dan Kualitas Sinyal. Kalian dapat memantau Intensitas Sinyal dan Kualitas Sinyal dari waktu ke waktu untuk mendapatkan gambaran umum tentang kekuatan sinyal. Jika ada masalah atau gangguan pada sinyal, Kalian akan mengetahuinya dengan segera.

Jadi, untuk memahami Kekuatan Sinyal dan Intensitas Sinyal, Kalian dapat melakukan pengecekan melalui tombol Info pada remote. Inilah cara yang mudah untuk mengetahui kekuatan sinyal pada parabola Kalian, semoga bermanfaat bagi Kalian yang masih belum tahu caranya.

Penutup

Demikianlah ulasan dari bengkeltv.id yang dapat kami sampaikan tentang Penyebab Kualitas Sinyal Parabola 0. Memahami berbagai faktor yang bisa mempengaruhi kualitas sinyal parabola sangat penting, mulai dari kondisi perangkat, posisi instalasi, hingga faktor eksternal seperti cuaca.

Semoga informasi yang telah kami bagikan ini bisa membantu Kalian dalam mengatasi masalah sinyal parabola yang tidak stabil. Jangan lupa untuk selalu melakukan pemeliharaan rutin dan memastikan bahwa perangkat parabola Kalian dalam kondisi terbaik untuk mendapatkan kualitas sinyal yang optimal. Selamat mencoba dan semoga berhasil!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *