Cara Pasang Kapasitor Kipas Angin

Panduan Lengkap : Cara Pasang Kapasitor Kipas Angin 5 & 3 Kabel

Posted on

Bengkeltv.idPanduan Lengkap : Cara Pasang Kapasitor Kipas Angin 5 & 3 Kabel. Kipas angin ialah salah satu alat elektronik yang sering dipakai di kantor maupun rumah. Namun, terkadang terjadi masalah seperti kipas mati total atau hanya berputar pelan.

Salah satu penyebab masalah tersebut adalah rusaknya kapasitor. Kapasitor merupakan komponen elektronik yang berfungsi menyimpan energi listrik sementara. Pada kesempatan sebelumnya, kami telah membahas tentang skema spul kipas angin. Kali ini, kami akan membahas cara memasang kapasitor kipas angin dengan mudah.

Kapasitor kipas angin dapat rusak karena beberapa faktor, seperti usia yang tua, sering digunakan, atau kualitas kapasitor yang buruk. Oleh karena itu, dalam artikel ini, akan dijelaskan  Cara Pasang Kapasitor Kipas Angin dengan mudah.

Pengertian Kapasitor

Cara Pasang Kapasitor Kipas Angin

Kapasitor, atau disebut juga kondensator, merupakan komponen penting dalam dunia elektronik yang berfungsi sebagai penyimpan muatan listrik sementara.

Struktur dasar kapasitor terdiri dari dua pelat konduktor yang terbuat dari logam dan dipisahkan oleh lapisan isolator. Satuan yang digunakan untuk mengukur kapasitor adalah Farad, yaitu satuan internasional untuk besaran kapasitansi.

Berdasarkan fungsinya, kapasitor dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu kapasitor tetap, kapasitor elektrolit, dan kapasitor variabel. Kapasitor tetap digunakan untuk mengatur frekuensi sinyal elektronik.

Sementara kapasitor elektrolit berfungsi sebagai penyimpan energi listrik dalam bentuk arus searah dan umumnya digunakan pada rangkaian elektronik daya tinggi.

Kapasitor variabel digunakan pada rangkaian yang memerlukan penyesuaian kapasitansi secara manual.

Dengan memahami pengertian dan jenis-jenis kapasitor, kita dapat lebih mudah memahami fungsi kapasitor pada kipas angin dan menerapkannya pada perangkat elektronik lainnya.

Baca juga:  Panduan Lengkap : Urutan Warna Kabel Kipas Angin Cosmos

Fungsi Kapasitor Kipas Angin

Fungsi utama dari kapasitor pada kipas angin adalah sebagai pengawal putaran atau start. Hal ini berarti kapasitor sangat penting dalam menggerakkan kipas angin ketika tombol ON ditekan. Pengaruh kapasitor terasa saat kipas angin mulai berputar setelah tombol ON ditekan.

Jika kipas angin di rumah Anda tidak dapat berputar, kemungkinan besar kapasitor pada kipas tersebut mengalami kerusakan. Anda dapat menggantinya sendiri atau membawa kipas angin ke tukang servis.

Arus listrik yang disimpan oleh kapasitor digunakan sebagai langkah awal untuk memutar rotor pada kipas angin. Dalam hal ini, kapasitor sangat diperlukan oleh dinamo untuk memulai menggerakkan kipas.

Ukuran kapasitor yang digunakan pada kipas angin bervariasi, mulai dari 1,5 µF/ 250 Volt, 2,5 µF, hingga 3,3 µF. Meskipun ukurannya berbeda, hal tersebut tidak akan mempengaruhi fungsi kapasitor pada kipas angin.

Namun, putaran kipas angin akan dipengaruhi oleh ukuran kapasitor yang digunakan. Putaran kipas angin akan semakin lambat jika kapasitor yang digunakan lebih kecil dari kapasitor sebelumnya.

Sebaliknya, jika digunakan kapasitor yang lebih besar dari sebelumnya, putaran kipas angin akan semakin cepat dari biasanya.

Namun, penggunaan kapasitor yang lebih besar dari sebelumnya dapat berdampak buruk pada kipas angin. Kapasitor dapat dengan mudah terbakar atau bahkan dapat mempengaruhi kerusakan pada komponen kipas angin lainnya.

Oleh karena itu, perlu dipastikan untuk menggunakan kapasitor yang sesuai dengan kapasitor yang digunakan sebelumnya.

Kapasitor Kipas Angin dan Cara Menyambung Kabel Kipas Angin 5 dan 3

Cara Pasang Kapasitor Kipas Angin

Fungsi utama dari kapasitor pada kipas angin adalah sebagai pengawal putaran atau start. Hal ini berarti kapasitor sangat penting dalam menggerakkan kipas angin ketika tombol ON ditekan. Pengaruh kapasitor terasa saat kipas angin mulai berputar setelah tombol ON ditekan.

Jika kipas angin di rumah Anda tidak dapat berputar, kemungkinan besar kapasitor pada kipas tersebut mengalami kerusakan. Anda dapat menggantinya sendiri atau membawa kipas angin ke tukang servis.

Baca juga:  Komponen Kipas Angin dan Fungsinya : Panduan Lengkap

Arus listrik yang disimpan oleh kapasitor digunakan sebagai langkah awal untuk memutar rotor pada kipas angin. Dalam hal ini, kapasitor sangat diperlukan oleh dinamo untuk memulai menggerakkan kipas.

Ukuran kapasitor yang digunakan pada kipas angin bervariasi, mulai dari 1,5 µF/ 250 Volt, 2,5 µF, hingga 3,3 µF. Meskipun ukurannya berbeda, hal tersebut tidak akan mempengaruhi fungsi kapasitor pada kipas angin.

Namun, putaran kipas angin akan dipengaruhi oleh ukuran kapasitor yang digunakan. Putaran kipas angin akan semakin lambat jika kapasitor yang digunakan lebih kecil dari kapasitor sebelumnya.

Berikut ini adalah perbedaan cara mengukur kapasitor menggunakan multitester analog dan multitester digital.

1. Multitaster analog

  • Pertama, atur skala multitester pada posisi X1K.
  • Selanjutnya, hubungkan probe merah dan hitam ke kedua kabel kapasitor.
  • Saat memulai pengukuran, jarum akan bergerak ke sebelah kanan atau ke angka 55 Ohm dan kemudian kembali lagi ke angka 0. Hal ini menandakan bahwa kapasitor dalam keadaan normal.
  • Namun, jika jarum tidak bergerak sama sekali, maka itu menunjukkan adanya kerusakan pada kapasitor.

2. Multitaster digital

  • Atur skala multitester pada posisi 200k.
  • Selanjutnya, hubungkan probe merah dan hitam ke setiap kabel pada kapasitor.
  • Pastikan probe tidak menyentuh kulit, jika layar menunjukkan angka 1.300 atau lebih dan kemudian kembali ke angka 1, maka itu menandakan bahwa kapasitor dalam keadaan normal.
  • Namun, jika layar tidak menunjukkan angka apapun, itu menunjukkan adanya kerusakan pada kapasitor.

Cara Pasang Kapasitor Kipas Angin 2 Kabel

Jika kipas angin hanya berdengung ketika dihidupkan, atau harus dibantu dengan tangan agar dapat berputar, atau bahkan tidak dapat hidup sama sekali, bisa jadi kapasitor kipas angin rusak. Berikut adalah beberapa Cara Pasang Kapasitor Kipas Angin:

1. Buka penutup kipas anginnya

Untuk membuka tutup kipas angin, Kalian dapat menggunakan alat bantu berupa obeng untuk melepas baut-baut pada kipas angin.

Baca juga:  Bagian-Bagian Kipas Angin : Fungsi dan Cara Kerjanya

2. Potong kabel

Setelah kipas angin dibuka, potonglah kabel yang terhubung pada kedua terminal baterai, lalu ambillah baterainya.

3. Kupas isolator kabel penghubung konektor yang lama.

Kupaslah kabel penghubung yang telah dipotong dengan menggunakan gunting. Selain itu, kupas juga koneksi kabel pada konektor baru.

4. Pasang kapasitor baru

Sambungkanlah kabel yang telah dipotong dengan jalur pemasangan yang bebas, tanpa memperhatikan polaritas.

5. Gunakan konektor kawat

Untuk menghubungkan kabel agar tidak lepas, gunakanlah konektor kawat twist-on.

6. Bungkus dengan selotip

Kabel tersebut kemudian dibungkus dengan solatip untuk mencegah terjadinya konsleting.

Ciri-ciri Kapasitor Kipas Angin yang Mengalami Kerusakan dan Harganya

Jika kapasitor pada kipas angin mengalami kerusakan, maka hal ini akan mempengaruhi fungsi kapasitor kipas angin yang tidak berjalan dengan baik. Berikut adalah beberapa ciri-ciri kapasitor kipas angin yang rusak:

  • Kipas angin tidak merespon atau berputar dengan cepat saat dinyalakan dan memerlukan bantuan tangan untuk memutar kipas.
  • Kipas angin berputar sangat pelan atau lemah sehingga angin yang dikeluarkan tidak kuat.
  • Kipas angin mengeluarkan bunyi bising saat dinyalakan, hal ini disebabkan oleh dinamo yang kekurangan sumber arus guna melakukan start.

Jika mengalami masalah tersebut, perlu diperiksa komponen pada kipas angin, seperti dinamo, bearing, serta kapasitor. Kapasitor kipas angin dapat dibeli di toko-toko elektronik di sekitar Anda dengan harga yang cukup terjangkau. Harga kapasitor kipas angin mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 30.000.

Penutup

Demikianlah ulasan dari bengkeltv.id mengenai Cara Pasang Kapasitor Kipas Angin, semoga informasi yang telah disampaikan dapat membantu kalian dalam memperbaiki kipas angin yang rusak akibat kerusakan kapasitor.

Jangan lupa untuk selalu memperhatikan langkah-langkah yang telah dijelaskan dengan seksama dan mengutamakan keselamatan saat melakukan perbaikan kipas angin. Semoga berhasil!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *